Olahraga

KONI Purworejo Diminta Tancap Gas, Pemkab Targetkan Prestasi Lebih Tinggi di Porprov 2026

55
×

KONI Purworejo Diminta Tancap Gas, Pemkab Targetkan Prestasi Lebih Tinggi di Porprov 2026

Sebarkan artikel ini
Acara KONI
Acara KONI

PURWOREJO, purworejo24.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo agar segera bergerak cepat mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi dalam sambutan resmi yang menyoroti perlunya peningkatan prestasi dan pembenahan manajemen olahraga di tingkat daerah, menyusul sejumlah dinamika yang terjadi pada Porprov sebelumnya.

Saya juga ikut menyaksikan Porprov 2023 di Kudus dan Pati. Saat itu, saya menonton atlet kita tapi yang mengejutkan, atlet kita justru membela Grobogan. Padahal mereka berasal dari Purworejo,” ujarnya Dion pada Sabtu (19/7/2025).

Fenomena tersebut dinilai menjadi pekerjaan rumah (PR) serius bagi semua pihak. Ia menyebut, salah satu alasan utama atlet memilih daerah lain kemungkinan karena faktor kesejahteraan.

Oleh karena itu, pengurus KONI yang baru diharapkan bisa menciptakan iklim pembinaan dan apresiasi yang lebih baik. Pihak Pemkab Purworejo juga akan mensuport penuh pengembangan atlet di Kabupaten Purworejo.

Kita tidak menyalahkan siapa-siapa, tapi ini jadi evaluasi penting. Bagaimana kita bisa menjaga agar atlet-atlet kita tetap berkenan membela Kabupaten Purworejo yang kita cintai,” tegasnya.

Target utama ke depan adalah Porprov Jawa Tengah 2026, di mana Pemkab berharap posisi peringkat Purworejo bisa meningkat dibanding sebelumnya. Oleh karena itu, sinergi antara KONI, cabang olahraga (cabor), DPRD, dan semua pemangku kepentingan menjadi sangat penting.

KONI ini ujung tombak olahraga prestasi. Cabor jumlahnya banyak dan pasti ingin hasil maksimal. Tapi kebutuhan anggaran juga besar, maka tantangannya adalah bagaimana KONI bisa berkomunikasi baik dengan cabor-cabor,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pentingnya kemampuan manajerial dalam membagi anggaran yang terbatas secara proporsional, sekaligus menjaga kekompakan antar-cabor melalui komunikasi yang efektif, termasuk memanfaatkan saluran seperti WhatsApp untuk koordinasi rutin.

Tak hanya itu, ia menyambut baik kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Purworejo 2025, termasuk tokoh-tokoh lintas partai, aparat, dan tokoh masyarakat.

Yang biasanya saya lihat pakai baju polisi, hari ini pakai baju KONI. Semuanya hadir, dari warna merah, kuning, hijau, biru, semua bersatu untuk olahraga Purworejo,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Ia juga menyinggung tantangan baru bagi PSSI, khususnya soal kemungkinan perubahan format Liga 4 yang akan dilokalisasi, menunggu petunjuk teknis resmi dari pusat.

Mengakhiri sambutannya, ia mengajak seluruh elemen olahraga untuk segera beradaptasi dan bergerak cepat di bawah kepemimpinan Ketua KONI baru, Abdullah, yang sebelumnya pernah menjabat selama dua periode.

Kami harap adaptasinya tidak perlu lama-lama. Langsung tancap gas, dan bersama pemerintah daerah membawa olahraga Purworejo lebih berprestasi, tidak hanya di level Jawa Tengah, tapi insyaallah bisa sampai nasional. Amin,” tutupnya. (P24-bayu)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.