PURWOREJO, purworejo24.com -Jelang masa tenang, calon wakil bupati Purworejo nomor urut 02, Dion Agasi Setiabudi, mengunjungi dua pasar tradisional di Kabupaten Purworejo.
Dion blusukan ke Pasar Purworejo dan Pasar Kaliboto, bertemu langsung dengan warga serta pedagang untuk menyapa dan mendengarkan aspirasi masyarakat.
Dalam kunjungannya, Dion didampingi oleh tim pemenangan dan para relawan yang terdiri dari anak-anak muda hingga ibu-ibu. Kehadiran mereka semakin mempererat ikatan antara Dion dan masyarakat Purworejo, sekaligus menunjukkan dukungan yang semakin meluas dari berbagai kalangan.
Pada kesempatan itu, Dion bersama tim juga menyempatkan untuk sarapan dan menyerap aspirasi para pedagang kaki lima di kawasan eks Plaza Purworejo.
“Tujuan saya datang ke pasar-pasar ini adalah untuk lebih dekat dengan warga dan pedagang, mendengarkan langsung apa yang menjadi harapan mereka, dan bagaimana kami bisa memberikan solusi untuk kesejahteraan mereka ke depannya,” kata Dion Sabtu (23/11/2024)
Kunjungan ini juga dalam rangka langkah awal implementasi program ‘Rame Pasare’ yang diusung paslon Yuli-Dion. Program ini fokus untuk meramaikan kembali pasar tradisional agar roda perekonomian bisa berjalan baik, mulai dari wilayah desa hingga perkotaan.
“Kami memiliki progam ‘Rame Pasare’ yang merupakan adalah salah satu dari 7 program yang dicanangkan paslon Yuli-Dion,” kata Dion.
Pada kunjungan ini, para pedagang dan warga yang ditemui tampak antusias menyampaikan berbagai harapan dan keluhan, baik mengenai infrastruktur pasar, akses ekonomi, hingga pelayanan publik.
Dion juga menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Purworejo, serta meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang ada di pasar-pasar tradisional.
Kunjungan ini diharapkan menjadi bagian dari upaya Dion dalam menjaring aspirasi masyarakat guna menyusun perencanaan yang tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi warga Purworejo.
Salah satu pedagang, Suyati (68) mengaku salut dengan Dion Agasi yang turun langsung melihat para pedagang di pasar tradisional. Ia berharap program yang diusung Yuli-Dion kedepan bisa dijalankan, dan pasar tradisional bisa kembali ke masa kejayaannya, serta bisa bersaing secara sehat dengan pasar moderen.
“Semiga kedepanya Mas Dion dapat memperhatikan pedagang pasar seperti kita, fasilitas juga diperbaiki,” tutup Suyati. (Red)
Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







