Kecelakaan

Perempuan Tewas Tertabrak Kereta Api Barang di Butuh

350
×

Perempuan Tewas Tertabrak Kereta Api Barang di Butuh

Sebarkan artikel ini
Petugas saat evakuasi korban laka kereta api di Butuh
Petugas saat evakuasi korban laka kereta api di Butuh

BUTUH, purworejo24.com – Seorang perempuan dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api barang di jalur hulu KM 475/900 petak jalan Prembun–Butuh, tepatnya di wilayah Desa Andong RT 001 RW 001, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Butuh, AKP Irfan Sofar, S.M, menjelaskan bahwa korban tertabrak kereta api barang nomor 2716 dengan lokomotif CC 2061507 yang melintas dari arah barat menuju timur.

Peristiwa kecelakaan kereta api tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar AKP Irfan Sofar.

Ia menjelaskan, awal mula kejadian diketahui sekitar pukul 10.10 WIB, saat Ka SPK Polsek Butuh menerima informasi dari Daru Tri Radianto, petugas jalur KAI Stasiun Kutoarjo.

Informasi tersebut berasal dari masinis kereta api barang nomor 2716 yang melaporkan telah menabrak seorang perempuan di jalur rel wilayah Prembun–Butuh.

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota piket SPKT Polsek Butuh bersama Unit Reskrim Polsek Butuh, Unit Identifikasi (Inafis) dan piket Satreskrim Polres Purworejo, didampingi tim medis dari Puskesmas Butuh I serta Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan luar terhadap korban ditemukan sejumlah luka berat, di antaranya luka terbuka pada bagian wajah dan kepala, patah tulang pada tangan kanan, kaki, serta paha kanan dan kiri, serta terdapat darah di beberapa bagian tubuh korban dan di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.

Awalnya, korban diketahui tidak membawa identitas. Namun setelah dilakukan proses identifikasi oleh Tim Inafis Polres Purworejo, korban diketahui bernama Suratmi (56), seorang perempuan warga Desa Andong RT 003 RW 003, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo. Identitas korban diperkuat oleh keterangan dua orang saksi yang melihat korban berada di sekitar lokasi sebelum kejadian.

Berdasarkan keterangan saksi, korban diketahui telah pergi dari rumah sejak pagi hari dengan berjalan kaki. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo untuk penanganan lebih lanjut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api demi menghindari kejadian serupa. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.