Transportasi

KAI Lakukan Migrasi dan Penguatan Sistem Tiket Jelang Angkutan Lebaran

23
×

KAI Lakukan Migrasi dan Penguatan Sistem Tiket Jelang Angkutan Lebaran

Sebarkan artikel ini
KAI DAOP 5 Purwokerto
KAI DAOP 5 Purwokerto

KUTOARJO, purworejo24.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan migrasi serta penguatan kapasitas Rail Ticketing System (RTS) pada Rabu, 21 Januari 2026, mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan sistem pemesanan tiket menjelang masa Angkutan Lebaran yang diprediksi mengalami lonjakan transaksi tinggi.

Migrasi tersebut mencakup seluruh sistem pemesanan tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) maupun KA Lokal, termasuk layanan KAI dan KAI Commuter, di seluruh kanal penjualan resmi.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa peningkatan infrastruktur ini bertujuan memastikan performa sistem pemesanan tiket tetap stabil dan responsif, khususnya saat menghadapi tingginya permintaan tiket Lebaran.

Kami melakukan migrasi ke infrastruktur sistem yang lebih modern agar seluruh kanal pemesanan, baik aplikasi Access by KAI maupun mitra penjualan resmi lainnya, mampu menyesuaikan kapasitas secara dinamis dan real-time. Hal ini penting agar masyarakat dapat memesan tiket mudik dengan lebih lancar tanpa kendala teknis,” ujar As’ad.

Selama proses migrasi berlangsung, seluruh layanan pemesanan, pembayaran, perubahan jadwal, hingga pembatalan tiket secara online melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta kanal eksternal atau mitra resmi lainnya, tidak dapat diakses sementara.

Meski demikian, KAI memastikan pelayanan perjalanan kereta api tetap berjalan normal. Sejumlah langkah telah disiapkan untuk menjaga kenyamanan penumpang selama periode pemeliharaan sistem tersebut.

Pelayanan pembelian tiket secara mendadak atau go-show tetap dilayani melalui loket stasiun secara offline. Sementara itu, proses boarding penumpang tetap berlangsung sesuai jadwal dengan dukungan manifest penumpang yang disiapkan secara manual oleh petugas.

Pemilihan waktu migrasi pada dini hari dilakukan dengan mempertimbangkan rendahnya trafik transaksi, sehingga dampak terhadap pelanggan dapat diminimalkan.

KAI juga mengimbau penumpang yang akan berangkat pada jam tersebut untuk menyimpan tangkapan layar tiket atau kode booking dari aplikasi maupun email guna memperlancar proses boarding.

KAI menegaskan bahwa seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi tetap aman selama proses migrasi berlangsung.

Perencanaan matang serta pengujian berlapis telah dilakukan agar sistem dapat kembali beroperasi normal tepat pada pukul 04.00 WIB.

Kami mohon dukungan dan pengertian pelanggan selama proses migrasi sistem ini. Peningkatan layanan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut perjalanan mudik Lebaran yang aman dan nyaman,” pungkas As’ad. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.