Kecelakaan

Empat Warga Luka Akibat Tali Jembatan Gantung Putus di Butuh Purworejo

328
×

Empat Warga Luka Akibat Tali Jembatan Gantung Putus di Butuh Purworejo

Sebarkan artikel ini
Jembatan gantung penghubung Desa Sidomulyo dan Desa Tanjung Anom, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, yang ambruk akibat putusnya tali sling baja penahan jembatan, pada Minggu (14/12/2025) pagi.
Jembatan gantung penghubung Desa Sidomulyo dan Desa Tanjung Anom, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, yang ambruk akibat putusnya tali sling baja penahan jembatan, pada Minggu (14/12/2025) pagi.

BUTUH, purworejo24.com – Empat orang warga mengalami luka-luka setelah terjatuh dari atas jembatan gantung penghubung Desa Sidomulyo dan Desa Tanjung Anom, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, pada Minggu (14/12/2025) pagi.

Insiden tersebut terjadi akibat putusnya tali sling baja penahan jembatan.

Kapolsek Butuh, AKP Irfan Sofar, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.44 WIB.

Begitu menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Butuh bersama Unit Reskrim, Unit Identifikasi, Unit 3 Satreskrim Polres Purworejo, Inafis, serta Pamapta Polres Purworejo langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Benar telah terjadi kejadian putusnya tali penahan jembatan gantung yang mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka dan beberapa sepeda motor terjatuh ke sungai,” ujar AKP  Irfan.

Peristiwa bermula saat para korban bersama rombongan warga berjumlah sekitar 15 sepeda motor berangkat dari rumah Sukri Saifudin Zuhri, Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, untuk menghadiri acara kondangan di Desa Mangunjayan, Kecamatan Butuh.

Untuk mempersingkat perjalanan, rombongan memilih melintasi jembatan gantung penghubung Desa Sidomulyo–Desa Tanjung Anom.

Beberapa sepeda motor di bagian depan berhasil melintasi jembatan. Namun, saat lima sepeda motor berada di atas jembatan, tiba-tiba tali sling baja penahan jembatan putus.

Akibatnya, empat orang terjatuh dari ketinggian sekitar tiga meter ke pinggir sungai, serta lima unit sepeda motor ikut terjatuh dan mengalami kerusakan pada bagian bodi.

Keempat korban masing-masing bernama Jariman (44), Hadi Prayitno (33), Delip Suprapto (52), dan Feri Setiawan (16).

Seluruh korban langsung dilarikan ke RS Bhara Medika Butuh untuk mendapatkan perawatan medis dan dinyatakan hanya menjalani rawat jalan.

Berdasarkan hasil olah TKP, jembatan gantung tersebut memiliki lebar sekitar 160 sentimeter dan panjang sekitar 25 meter, dengan dua tali sling baja berdiameter sekitar tiga sentimeter sebagai penahan utama.

Kedua sling baja tersebut diketahui dalam kondisi terputus.

Jembatan tersebut membentang di atas Sungai Pengantin dan disangga oleh tiang besi setinggi kurang lebih delapan meter.

AKP Irfan menambahkan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak menuntut pihak mana pun, yang diperkuat dengan surat pernyataan tertulis.

Situasi sudah kondusif dan penanganan di lokasi telah selesai dilakukan. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi sarana umum sebelum digunakan,” pungkasnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.