Pendidikan

Pelepasan dan Perpisahan Siswa di SD Negeri Kaligesing Diwarnai Nuansa Budaya Jawa

101
×

Pelepasan dan Perpisahan Siswa di SD Negeri Kaligesing Diwarnai Nuansa Budaya Jawa

Sebarkan artikel ini
Gending Jawa mengiringi pelepasan dan perpisahan siswa di SD Negeri Kaligesing, pada Senin (10/6/2024)
Gending Jawa mengiringi pelepasan dan perpisahan siswa di SD Negeri Kaligesing, pada Senin (10/6/2024)

KALIGESING, purworejo24.com – Nuansa budaya jawa sangat kental terasa mewarnai prosesi pelepasan dan perpisahan siswa kelas 6 tahun pelajaran 2023/2024  di SD Negeri Kaligesing, Purworejo, pada Senin (10/6/2024)).

Puluhan siswa berbaris di pimpin oleh cucuk lampah (penari jawa) menuju lokasi acara pelepasan, di ruang pertemuan sekolah setempat, yang terletak di Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah.

Setiba di lokasi acara para siswa disambut para orang tua wali murid dan tamu undangan, diantaranya Plt Camat Kaligesing Agung Supriyanto, Korwilcambidik Kaligesing Mustiko Aji, Kepala SD Kaligesing, Supriyono, Kepala Desa Kaligono, Ketua Paguyunan Wali Siswa, Nurul Hidayat, dan lainnya.

Konsep ini diangkat dalam acara pelepasan tidak lain untuk melestarikan budaya jawa yang mulai pudar di kalangan anak- anak sekarang.

Kepala SD Negeri Kaligesing, Supriyono mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas keinginan dari paguyuban wali murid, dan pelaksanaan acara dari awal hingga akhir dilakukan oleh paguyuban.

Kami sangat berterimakasih. Harapan dari paguyuban memang kegiatan ini meriah. Konsep budaya jawa ini supaya anak-anak paham, atau mau mengerti budaya jawa. Sekarang budaya sudah agak pudar, khususnya pada anak-anak. Ini untuk melestarikan,” kata Supriyono di sela-sela acara pelepasan.

Selain diiringi penari jawa, prosesi pelepasan juga diiringi oleh musik tradisional karawitan yang dimainkan oleh siswa. Sejumlah gending (lagu) tradisional jawa dimainkan oleh para siswa.

Pada acara tersebut, juga ditampilkan tarian tradisional Purworejo yakni tari Dolalak, yang ditarikan oleh para siswa.

Tadi pada proses siswa masuk ke lokasi acara ada gending-gending seperti gending Kebo Giro, ada cucuk lampah juga, lalu pembawa acara juga dikemas dengan bahasa jawa,” ungkap Supriyono.

Wali Kelas 6, Teguh Suyono mengatakan, selain untuk tujuan pelastarian budaya, alasan konsep ini diangkat karena memang SD Kaligesing memiliki sejumlah ekstrakulikuler aktif yang kental dengan budaya jawa.

SD Kaligesing punya andalan ekstrakulikuler karawitan yang aktif, dan ekstrakulikuler lain,” katanya.

Di sisi lain, Teguh mengatakan, siswa yang lulus kali ini ada 33 anak. Satu siswa SD Kaligesing juga berhasil menjadi peringkat 1 se-Kecamatan Kaligesing untuk nilai PSAJ (Penilaian Sumatif Akhir Jenjang), atas nama Nafizah Zalmaa Azzahra binti Soerjono.

Harapan kami, karena siswa sudah dibekali berbagai ilmu, nantinya untuk bisa dikembangkan ke jenjang berikutnya, di bidang agama, kesenian, maupun budaya,” sebutnya. (P24/wid)


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.