Scroll untuk baca artikel
EkonomiIklimInspirasiKesehatanLingkungan HidupPendidikanPertanianSosialTeknologiWisata

Bangkitkan Semangat Kelola Wisata, Mahasiswa UMPurworejo Gelar Program Penanaman 2000 Pohon Mangrove di Desa Gedangan

21
×

Bangkitkan Semangat Kelola Wisata, Mahasiswa UMPurworejo Gelar Program Penanaman 2000 Pohon Mangrove di Desa Gedangan

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan kegiatan program penanaman 2000 pohon mangrove di Desa Gedangan, pada Minggu (22/10/2023)

PURWODADI, purworejo24.com – Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPurworejo), yang tergabung dalam PPK Ormawa Madesga tahun 2023, menggelar program kegiatan penanaman 2000 pohon Mangrove di Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang berada di Desa Gedangan, Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah, pada Minggu (22/10/2023).

Program penanaman pohon mangrove dengan tema ‘Lindungi Hutan Untuk Bumi Kita’ itu dilakukan di Desa Gedangan, sebagai upaya untuk membangkitkan semangat kembali pengelolaan pariwisata di Taman Mangrove Demang Gedi yang telah mati suri akibat imbas dari pandemi Covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu.

Berkesempatan hadir dan menyerahkan secara simbolis pohon Mangrove itu, Dosen pembimbing tim PPK Ormawa Madesda tahun 2023, Susi Wijayani, S.E, M.Si kepada Pemdes Gedangan yang diwakili oleh Sekdes Gedangan, Adi Afriyanto dan Ketua Kelompok Tani Mangrove Desa Gedangan, Suryadi.

Tampak hadir menyertai kegiatan dan terlibat dalam program penanaman 2000 pohon mangrove, mewakili Rektor UMPurworejo yakni Kepala Bagian Kemahasiswaan UMPurworejo, Dedi Runanto S.E, M.Si, Pembina UKM Sains dan Teknologi UMPurworejo, Isnaeni Maryam S.Si, M.Pd, perwakilan Kecamatan Purwodadi, Koramil Purwodadi, anggota TNI Pos Angkatan Laut (Posal) Purworejo, Pemdes Gedangan, Pokdarwis, mahasiswa UKM Sains dan Teknologi UMPurworejo dan sejumlah warga Desa Gedangan.

Kegiatan penanaman 2000 pohon mangrove menjadi semarak dengan ditampilkanya hiburan seni kuda lumping Desa Gedangan.

Ketua tim PPK Ormawa Madesga tahun 2023 UMPurworejo, Eka Suryani, bersama Ketua umum UKM Sains dan Teknologi UMPurworejo, Alfina Rachmawati, mengatakan, penanaman 2000 pohon mangrove itu merupakan salah satu program kerja dari tim PPK Ormawa Madesga tahun 2023, dimana mahasiswa dari UKM Sains dan Teknologi UMPurworejo itu telah mendapatkan hibah pendanaan progam PPK Ormawa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) dan dilaksanakan di Desa Gedangan.

“Program kami itu banyak, yang pertama yaitu program MoU yaitu tanda tangan kerjasama antara pihak Desa Gedangan, dan yang kedua adanya Launching program Rumah Edukasi, yang ketiga adanya program penanaman pohon mangruve ini dan keempat nanti akan ada Lokakarya,” ungkap Eka Suryani, saat ditemui disela kegiatan penanaman pohon mangrove.

Dijelaskan, kegiatan itu sengaja dilakukan di Desa Gedangan, karena adanya obyek wisata Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi yang sempat vakum akibat pandemi Covid-19. Dengan diadakanya penanaman 2000 pohon mangrove itu diharapkan dapat membantu semangat masyarakat Desa Gedangan untuk kembali dalam mengelola kepariwisataanya.

“Bantuannya berupa uang tunai sebesar 37 juta. Nah dimana uang tersebut sudah kita alokasikan untuk program- program di Rumah Edukasi Mangrove Demang Gedi ini sebagai bentuk penguatan kelompok sadar wisata yang ada, agar mereka kembali semangat untuk mengelola wisata di Desa Gedangan ini,” jelasnya.

Eka berharap, dari sejumlah program yang dilaksanakan, Pokdarwis di Desa Gedangan bisa bangkit kembali semangatnya dan memanfaatkan kembali potensi wisata yang ada di Desa Gedangan.

Dosen pembimbing tim PPK Ormawa Madesda tahun 2023, Susi Wijayani, mengatakan, kegiatan PPK Ormawa merupakan kegiatan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

“Jadi anak- anak ini sebenarnya merupakan anak- anak yang berprestasi, mereka berkompetisi untuk memperoleh hibah dari Kementrian dan mereka berhasil meraih pendanaan itu,” katanya.

Kegiatan itu, lanjutnya, dilaksanakan di Desa Gedangan yang kebetulan di Desa Gedangan memang ada sedikit persoalan terkait dengan wisata edukasi yang menjadi potensi untuk desa, tetapi karena terimbas pandemi, sehingga wisata di Desa Gedangan itu menjadi agak tersendat.

“Sempat mengalami mati suri istilahnya. Tapi kemudian setelah ini kita berusaha untuk memberi penguatan, memberi sedikit bantuan lewat program PPK Ormawa ini. Harapan kita ya semoga wisata di Desa Gedangan ini bisa bangkit lagi,” ujarnya.

Disebutkan, tim PPK Ormawa dari UMPurworejo ada sebanyak 10 mahasiswa. Mereka merupakan mahasiswa dari UKM Sains dan Teknologi. Untuk tahun 2023 ini terdapat dua UKM yang berhasil lolos mendapatkan hibah dari Kementrian, yakni UKM Pramuka dan UKM Sains dan Teknologi.

“Harapanya kalau di Desa Gedangan ini, kita nanti tidak berhenti hanya sampai disini, tetapi berlanjut karena setelah program ini usai tentunya kita berharap ini akan terus berlanjut dan kemungkinan nanti akan bekerjasama lebih jauh lagi dengan UMPurworejo. Adapun output kegiatan ini bagi mahasiswa biasanya nanti bisa di konversi mata kuliyah, jadi sekarang kan banyak kegiatan mahasiswa yang bisa dikonversi maupun bisa di rekognisi untuk tugas akhir. Kalau ini biasanya dengan KKN, biasanya mereka bebas untuk tidak KKN,” pungkasnya. (P24/Wid).


Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.