Lestarikan Tari Khas Purworejo, SD N Kaligesing Wajibkan Siswa Menari Dolalak

oleh -
Kegiatan menari dolalak rutin di SD Negeri Kaligesing, Purworejo.
Kegiatan menari dolalak rutin di SD Negeri Kaligesing, Purworejo.

KALIGESING, purworejo24.com – SD Negeri Kaligesing yang berlokasi di Desa Kaligono Kecamatan Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah, membuat kebijakan dengan mewajibkan seluruh siswa untuk ikut belajar menari, utamanya seni tari Dolalak yang menjadi ikon atau tari khas Purworejo.

Kewajiban belajar menari itu diwujudkan dalam kegiatan menari bersama secara rutin pada setiap hari Selasa dan Kamis dalam setiap minggunya. Kegiatan itu dilakukan oleh seluruh siswa pada waktu sebelum memasuki waktu pelajaran atau pada pagi hari menjelang proses belajar mengajar.

Seluruh siswa antusias mengikuti kegiatan menari itu, mereka nampak bersemangat mengikuti gerakan instruktur tari dengan iringan khas tarian Dolalak.

Sekolah sengaja mewajibkan para siswanya untuk bisa menari Dolalak, sebagai salah satu komitmen sekolah dalam melestarikan seni budaya daerah, dimana tari Dolalak merupakan tarian asli dari Kabupaten Purworejo dan SD N Kaligesing merasa perlu untuk melestarikan dan menanamkan tarian asli Purworejo tersebut kepada para siswanya agar nantinya tari Dolalak tidak hilang tergerus oleh budaya-budaya baru.

“Kegiatan menari ini memang menjadi salah satu program sekolah di SD N Kaligesing yang dilaksanakan setiap pagi pada hari Selasa dan Kamis. Kegiatan ini dalam rangka melesatarikan tari Dolalak karena Kaligesing itu merupakan sumber atau asal muasal tari Dolalak di Kabupaten Purworejo. Dimana kita perlu memberikan pelatihan kepada anak- anak agar tari Dolalak ini tetap lestari,” ungkap Kepala SD Negeri Kaligesing, Supriyono, saat ditemui di kantornya pada Selasa 26 Juli 2022.

Menurutnya, tari Dolalak merupakan tarian khas Kota Purworejo yang patut  dilestarikan, terlebih kepada anak- anak generasi muda, dimulai dari pengenalan dan pelestarian di lingkup sekolah dasar.

“Anak- anak sangat senang, malah minta untuk ada pelatihan menari itu. Oleh karena itu tidak hanya guru namun bagi anak- anak yang sudah besar yang sudah bisa turut ikut membantu melatih adik- adik yang baru dan belum bisa menari Dolalak,” ujarnya.

Kegiatan menari itu, lanjutnya, diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan jumlah 101 siswa. Kegiatan menari itu sebenarnya sudah berjalan selama bertahun-tahun, namun kegiatan sempat berhenti saat adanya pandemi Covid-19.

“Setelah pandemi melandai, maka sejak dua minggu lalu kegiatan ini mulai diintensifkan kembali,” katanya.

Program tersebut, tambah Supriyono, juga terbukti bisa menaikkan kredibilitas SD N Kaligesing dalam kompetisi-kompetisi tari. SD N Kaligesing beberapa kali berhasil meraih juara dalam perlombaan tari di lingkup Kabupaten Purworejo.

“Terbukti bahwa sekolah ini telah menjuarai kejuaraan tari Dolalak, juara 1 yang diadakan oleh Kecamatan dan Juara 2 tingkat kabupaten dalam rangka Pesta Siaga Kabupaten,” pungkasnya.(P24/Wid)