Agar Orang Tua Dapat Memantau Proses Belajar Anak, MA An-Nawawi Luncurkan Sistem Informasi Madrasah

oleh -
MA An-Nawawi Luncurkan Sistem Informasi Madrasah, Rabu 20 Juli 2022.
MA An-Nawawi Luncurkan Sistem Informasi Madrasah, Rabu 20 Juli 2022.

GEBANG, purworejo24.com  Madrasah Aliyah An-Nawawi adalah salah satu madrasah yang berbasis Pondok Pesantren. Mayoritas siswa di madrasah ini merupakan santri yang jauh dari para orang tua mereka.

Para siswa-siswi yang merupakan santri Pondok pesantren An-Nawawi berjan Purworejo ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Timur hingga Papua. Sebelumnya para orang tua merasa kesulitan memantau proses belajar siswa karena jarak yang jauh.

Menanggapi keresahan para orang tua siswa sekolah pun akhirnya menggandeng tim IT Time Exelindo dari Grha Universitas Amikom Yogyakarta untuk membangun sistem digital sesuai kebutuhan madrasah dan mampu mengakomodir seluruh kepentingan semua pihak.

MA An-Nawawi akhirnya meluncurkan aplikasi pintar berbasis website dan android sebagai pusat informasi yang mengintegrasikan kebutuhan siswa, guru, orang tua wali serta manajemen madrasah, Rabu 20 Juli 2022.

Kepala MA An-Nawawi, Sahlan mengungkapkan, aplikasi pintar itu dibuat untuk menjawab kebutuhan madrasah sekaligus tantangan zaman. Pusat informasi yang mengintegrasikan seluruh kebutuhan stakeholder di lingkungan madrasah ini diharapkan dapat meningkatkan mutu serta layanan pendidikan bagi sekolah berbasis pesantren ini.

“Terlebih, siswa siswi kami berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan sistem ini, para wali siswa dapat memantau kegiatan putri-putrinya realtime,” terangnya.

Launching Sistem Informasi MA An-Nawawi (SIM) dihadiri oleh Komite Madrasah dan disaksikan oleh seluruh dewan guru, karyawan dan siswa serta beberapa wali murid.

“Era sekarang adalah era digital. Jika kita tidak mampu mempersiapkan perangkatnya, tentu akan tertinggal dengan yang lain,” katanya.

Sementara itu, Adrianto Mahendra Wijaya, dari PT Time Exelindo menyampaikan bahwa SIM ini adalah pengembangan website madrasah sebagai sebuah portal dan aplikasi bagi seluruh staf, guru, admin, hingga wali murid.

Sistem ini bekerja dengan mengolah data untuk keperluan sekolah, sehingga dapat mendapatkan informasi yang komprehensif.

“Segala proses lebih transparan, lebih terbuka. Dokumen lebih terintegrasi, khususnya proses pendaftaran,” katanya.

Selain itu, Adrianto menyebut proses kegiatan belajar mengajat dapat termonitor dari kehadiran presensi, bahan materi kurikulum yang digunakan sehingga siswa dapat mengetahui dan mempersiapkan materi.

“Kehadiran siswa dapat tersimpan dan terdata denga baik. Info tersebut dapat dibagikan kepada orang tua. Selain keaktifan, juga perkembangan siswa dalam belajar di sekolah. Sistem ini juga mewujudkan transparansi pembayaran sekolah. Sehingga administrasinya dapat dimonitor oleh orang tua,” katanya. (P24-bayu)