Tingkatkan Perekonomian Warga, Puluhan UMKM di Purworejo Dilatih Manajemen dan dan Budidaya Anggur

oleh -
Pelatihan Budidaya naggur di desa Kaliurip, Kemiri
Pelatihan Budidaya naggur di desa Kaliurip, Kemiri

KEMIRI, purworejo24.com – sejumlah 40 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo khususnya di Desa Kaliurip Kecamatan Kemiri dilatih manajemen dan budidaya tanaman anggur.

Pelatihan tersebut digelar dengan melihat banyaknya UMKM yang sedang berkembang di daerah ini.

Pelatihan yang digelar di Aula Desa Kaliurip Kecamatan Kemiri tersebut disampaikan langsung oleh Heri Aktifudin sebagai narasumber pelatihan peningkatan kualitas manajemen UKMKM dan Fajar Arwani sebagai narasumber budidaya tanaman Anggur.

Kepala Desa Kaliurip Tri Yanto mengatakan dengan diadakan pelatihan kali ini diharapkan para pelaku UMKM yang sedang berkembang dapat mengembangkan bidang usaha yang dimiliki masyarakat. Pelatihan yang berbasis ekonomi kreatif ini juga diikuti oleh kader PKK yang berada di desa Kaliurip.

“Dengan adanya kegiatan pelatihan ini peserta khususnya pelaku UMKM dan kader PKK bisa menambah wawasan ilmu di masing-masing pelatihan yang digelar oleh pemerintah desa dan juga bisa memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah, guna mempraktekkan membudidaya pohon anggur yang nantinya bisa menambah perekonomian keluarga,” ucapnya.

Tri Yanto menambahkan jika pelatihan ini sukses dan berhasil ke depan akan digelar juga peningkatan kapasitas UMKM untuk pemasaran melalui Online, agar masyarakat dapat memasarkannya secara luas.

“Jika nantinya bisa berhasil, ke depan para pelaku ini bisa memasarkan produknya melalui media sosial online.”

“Dalam pelatihan UMKM juga diajarkan bagaimana cara mempasarkan hasil produk yang dimiliki oleh peserta. Tidak hanya itu peserta juga diajarkan cara meningkatkan produk UMKM, mengurus legalitas produknya seperti NIB, PIRT, sertifikat halal dan diajarkan cara penjualan secara online,” imbuhnya.

Fajar Arwani narasumber Pelatihan Budidaya Anggur menambahkan pelatihan seperti ini sangat efektif dalam peningkatan ekonomi kreatif di tingkat desa. Warga juga bisa memanfaatkan lahan kosong yang berada di lingkungan sekitar rumah sebagai sarana praktik setelah mendapat pelatihan.

“Dari pembuatan bibit, penanaman, hingga perawatan biasanya ibu-ibu malah lebih telaten, sehingga ke depannya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di Desa Kaliurip Kemiri.” ucapnya.

Sugeng Riyadi salah satu peserta mengaku membudidayakan buah anggur secara mandiri dan menghasilkan buah yang berkualitas memang ada beberapa kendala diantaranya buah anggur yang tidak berbuah.

“Dengan adanya ilmu dari narasumber ini yang biasanya menanam buah anggur tidak berbuah, sekarang menjadi tahu cara membudidaya buah anggur secara benar dan bisa berbuah dengan baik dan bagus,” ucapnya (p24-bayu)