Diduga Akibat Puntung Rokok, Ruangan BPKPAD Purworejo Terbakar, Kerugian Capai 50 Juta

oleh -
komplek kantor Bupati Purworejo terbakar. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.

PURWOREJO, purworejo24.com – Ruangan yang ada di kantor Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Purworejo, komplek kantor Bupati Purworejo terbakar. Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, mengemukakan, kebakaran terjadi kurang lebih pukul 09.40 WIB. Kejadian tersebut dilaporkan kepada Damkar Kabupaten Purworejo oleh salah satu pegawai BPKPAD. Kebakaran terjadi pada salah satu ruangan tersebut terjadi pada Kamis 16 Mei 2022.

“Kerugian lebih kurang 50 juta. Untuk kepastian penyebab menjadi kewenangan kepolisian yang memastikan terkait penyebab,” katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.

Setelah mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di JL. Proklamasi No. 2 Purworejo. Sesampainya di TKP pukul 09.50 WIB, petugas langsung melakukan pemadaman api pada kantor milik Pemerintah Kabupaten Purworejo itu.

Pihak Damkar pun mengerahkan 4 unit Truk Damkar dengan 20 personil petugas Damkar. Sumber api berasal dari lantai tiga tepatnya di ruang tunggu pada tangga kantor BPKPAD Purworejo yang membakar 2 kursi yang sudah tidak terpakai yang diletakkan didekat tangga lantai 3 gedung tersebut.

Kepala BPKPAD Agus Ari Setiyadi menjelaskan bahwa kejadian kebakaran kecil tersebut bukan gedungnya, tapi hanya pada sayap barat lantai 3 atau tangga naik menuju lantai 3.Saat terlihat ada asap, dengan sigap para pegawai melakukan tindakan darurat dengan mengevakuasi teman-teman keluar ruangan, memadamkan listrik, dan menyemprot dengan Alat Pemadaman Api Ringan (APAR) sebanyak 2 tabung.

”Alhamdulilah langsung padam, artinya gedung BPKPAD tetap beraktifitas normal. Namun dalam kejadian ini kami tetap melalui prosedur yakni melaporkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) serta Kepolisian Purworejo,” ujarnya.

Dikatakan, pada sayap itu terdapat 2 kursi panjang yang tercatat asetnya Dinas PTMPTSP. walaupun itu sebenarnya bukan tempat istirahat melainkan tangga yang menghubungkan antar lantai di gedung ini tetapi di tempatkan 2 kursi dan ada kardus sampah. Karena tempat sampah berbahan kardus kertas, sehingga memicu terjadinya ketika ada yang membuang puntung rokok yang masih nyala.

“Lokasi dinyatakan aman terkendali pada pukul 10.00 WIB, dan berdasar keterangan Polisi penyebabnya puntung rokok yang membakar kertas, jadi bukan karena arus pendek listrik,” jelas Agus.

Agus Ari menambahkan, kerusakannya 2 kursi dan kusen jendela. Sedangkan dokumen apapun tidak ada, karena bukan ruangan. Untuk pelayanan dan aktifitas pekerjaan tidak terganggu, semua berjalan normal.

Tindakan selanjutnya perbaikan kusen dan kaca pada jendela juga dilakukan pengecatan pada dinding gedung.

“Saya tidak ingin mencari kambing hitam dari kejadian ini, yang penting ambil hikmahnya dan jadikan pengalaman yang berharga agar tidak terulang. Kita dalam bekerja apapun harus berhati-hati dan harus waspada,” pungkas Agus Ari.(P24-bayu)