Berprestasi Tulis Naskah Sandiwara Radio, Siswa SMAN 1 Diundang Bupati Purworejo

oleh -
Rafi Rahman, siswa SMA Negeri 1 Purworejo raih 10 karya terbaik dalam ajang Sayembara Penulisan Naskah Sandiwara Audio/Radio Berbahasa Jawa tingkat Nasional
Rafi Rahman, siswa SMA Negeri 1 Purworejo raih 10 karya terbaik dalam ajang Sayembara Penulisan Naskah Sandiwara Audio/Radio Berbahasa Jawa tingkat Nasional

PURWOREJO, purworejo24.com – Rafi Rahman, siswa SMA Negeri 1 Purworejo menarik perhatian Bupati RH Agus Bastian S.E., M.M., lantaran karya tulisnya masuk 10 karya terbaik dalam ajang Sayembara Penulisan Naskah Sandiwara Audio/Radio Berbahasa Jawa tingkat Nasional yang diadakan Dinas Kebudayaan Provinsi DIY. Atas prestasinya itu, Bupati memberikan apresiasi dan mengundang Rafi untuk bertemu dengannya di rumah dinas Bupati, Selasa (14/09/2021).

Bupati mengungkapkan bahwa dirinya sangat bangga karena ada siswa dari Purworejo yang mengharumkan nama Kabupaten Purworejo di luar daerah. Apalagi ini adalah lomba yang cukup unik, dan karya terbaik ini telah diputar di radio-radio di DIY sehingga cukup membanggakan.

“Saya saja tahu ini dari teman saya di Jogja, yang ngabari kalau ada siswa dari Purworejo yang karyanya masuk dalam 10 karya terbaik. Waktu itu saya kaget dan bangga sekali, jadi hari ini saya undang mas Rafi untuk bertemu saya, ” ungkap Bupati.

Rafi Rahman, siswa SMA Negeri 1 Purworejo raih 10 karya terbaik dalam ajang Sayembara Penulisan Naskah Sandiwara Audio/Radio Berbahasa Jawa tingkat Nasional.

Dikatakan, karya yang dihasilkan adalah karya berbahasa Jawa yang sekarang ini memang kelestariannya makin tergerus zaman, sehingga perlu adanya upaya untuk melestarikan dan nguri-uri. Salah satunya dengan membuat event yang berbasis bahasa Jawa, agar nantinya anak cucu kita tidak kehilangan jatidiri.

“Saya berharap mas Rafi untuk terus semangat berkarya, tularkan semangat kepada teman-temannya. Sehingga Purworejo ini akan gumregah karena generasi penerusnya mampu menghargai bahasa dan budaya yang adiluhung, ” harapnya.

Sementara itu, Rafi sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa membuat karya tulis berbasa Jawa adalah salah satu kesukaanya. Khusus untuk ajang sayembara ini, dirinya berusaha memilih tema yang kekinian, dan walaupun itu sebuah karangan namun dirinya berusaha agar alurnya relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Tema karya saya judulnya Bapakku Pasukan Kuning, disitu ada kisah bullying yang dialami, ada nilai-nilai sosial juga. Saya sih berharap cerita ini mampu memotivasi kita semua agar mampu saling menghargai menjaga toleransi antar sesama, ” katanya.