Harkat Roso Sejati, Kenalkan Jurus Penangkal Virus Corona

oleh -0 views
Uji kemampuan dalam acara Harkatan atau kenaikan pangkat anggota Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Purworejo
Uji kemampuan dalam acara Harkatan atau kenaikan pangkat anggota Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Purworejo

KEMIRI, purworejo24.com – Berbagai upaya dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah ataupun menangkal penularan virus corona atau covid -19, salah satunya dilakukan oleh Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Purworejo, Jawa Tengah. Guna menangkal serangan berbagai penyakit dan virus, termasuk covid-19, paguyuban itu menciptakan jurus baru yaitu jurus penangkal corona.

Jurus itu diajarkan dan dikenalkan kepada masyarakat dalam acara Harkatan atau kenaikan pangkat bagi anggota paguyuban cabang Kemiri, di rumah Bapak Martono yang menjadi Sekretariat paguyuban silat tenaga dalam Roso Sejati Indonesia cabang Kemiri di Desa Sidodadi RT 1 RW 1 Kecamatan Kemiri, pada Minggu (10/1/2021).

Dalam harkatan atau kenaikan tingkatan itu paguyuban menggelar berbagai uji kemampuan bagi setiap anggota sesuai tingkat pendidikan ilmu yang diajarkan. Ada sekitar 21 anggota yang mengikuti harkat atau kenaikan tingkatan, dengan rincian harkat dasar diikuti oleh 16 orang, harkat kedua diikuti oleh 3 orang, harkat ketiga diikuti oleh 1 orang dan harkat ke empat diikuti oleh 1 orang.

“Hari ini ada harkatan atau kenaikan tingkatan bagi peserta yang belajar disini, ada empat tingkatan yang kami lakukan, yaitu tingkat dasar, madya, lanjut dan pengembangan,” ungkap Ketua Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Purworejo, Jendakita Ginting, saat ditemui usai kegiatan.

Harkatan atau kenaikan pangkat bagi anggota Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Purworejo
Harkatan atau kenaikan pangkat bagi anggota Paguyuban Silat Tenaga Dalam Roso Sejati Purworejo

Disampaikan, ada sesuatu yang baru yang tidak ada diperguruan lain manapun baik di dunia, yaitu pendidikan jurus penangkal corona. Jurus itu dilakukan dengan menyerap energi Illahi yang berada dialam semesta dengan harapan bisa bertahan dan kuat menghadapi segala macam penyakit dan virus termasuk virus corona.

“Silahkan bagi siapa saja yang ingin belajar tentang ini datang saja, Insyaalloh aman dari virus corona namun kita juga tidak meninggalkan anjuran pemerintah yaitu dengan melaksanakan protokol kesehatan,” ajaknya.

Dijelaskan, tata cara pertahanan diri dari serangan penyakit dan virus termasuk virus corona, diantaranya diawali dengan mensyukuri atas segala nikmat dan karunia yang diberikan Alloh kepada kita. Lalu melakukan permohonan dengan mengucap kalimat Ya Alloh ijinkan energi Illahi menyatu dengan diriku.

“Setelah itu ke dua telapak tangan di hadapkan keatas, pandangan keatas, kemudian tarik nafas, energi yang ada dialam semesta ditarik kemudian himpun didada. Lalu turunkan kebawah perut sambil nafas dikeluarkan dari hidung perlahan lahan. Tekan sampai energi turun ketitik kundalini dibawah perut dan tersimpan disitu. Lalu katakan dengan ucapan mulai hari ini dan seterusnya saya kuat dan tahan dari segala serangan penyakit termasuk virus corona karena energi Illahi telah menyatu dengan diriku. Itu dibaca 3 kali,” jelasnya.

Disampaikan, jurus itu berhasil ditemukan oleh Ginting pada akhir Desember 2020 lalu, dan mengajarkan jurus itu kepada seluruh anggota.

“Semakin dilakukan semakin diolah maka semakin besar energi yang tersimpan,” katanya.

Menurutnya, ada satu titik di dalam tubuh manusia yaitu antara anus dan kelamin yang diberi nama dengan titik gundalini.  Dalam ilmu tenaga dalam yang titik itu membentuk setengah lingkaran dan titik inilah yang menjadi tampungan energi dari semua tenaga dalam.

“Dan ini secara otomatis jika terjadi serangan penyakit maka energi secara otomatis akan keluar dan ini bisa menyimpan energi hingga tak terhingga itulah karunia Alloh yang sangat luar biasa kepada manusia dan kita tinggal mengolahnya saja,” tambahnya.

Ginting mengaku, dirinya pernah mengalami serangan secara pribadi. Dengan mempraktekan jurus itu, dengan dipadukan pengobatan medis, serangan penyakit yang dideranya menjadi sembuh.

“Dua bulan lalu saya merasa tenggorokan terasa panas lalu saya olah energi kesehatan itu dan rasa panas itu hilang, kemudian beberapa bulan lalu saya juga terkena kencing batu saya lalu saya kombinasikan dengan obat medis dari kedokteran, saya olah jurus jurus itu dan hanya sehari saya bisa sembuh,” kisahnya.

Pihaknya berharap tidak hanya anggotanya saja yang bisa menerapkan jurus penangkal corona. Paguyuban itu membuka pintu bagi siapa saja yang ingin belajar, bukan saja berlatih tenaga dalam namun juga berlatih olah pengobatan termasuk salah satunya dengan berlatih jurus penangkal corona.(P24-Drt)