Proyek Konstruksi Tahun 2020 100 Persen Selesai, Tahun 2021 DPUPR Purworejo Targetkan 5 Pembangunan Gedung

oleh -
Suranto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com- Sejumlah pengerjaan proyek konstruksi di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo, dinyatakan telah selesai 100 persen pada akhir tahun 2020. Tahun 2021 DPUR ditargetkan menyelesaikan 5 pembangunan gedung dan sejumlah proyek jalan serta jembatan yang tertunda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo, Suranto, kepada purworejo24.com, menyampaikan, seluruh pembangunan konstruksi yang dilaksanakan oleh DPUPR telah selesai secara 100 persen sesuai waktu yang telah ditentukan.

“Alhamdulillah seluruh proyek yang ditangani DPUPR selesai 100 persen, bahkan telah diserah terimakan pada tanggal 23 Desember 2020 kemarin. Namun memang seluruh anggaran tidak terserap 100 persen dan ada beberapa persen dikembalikan ke kas daerah, dan itu wajar,” kata Suranto, Kamis (31/12/2020).

Adapun untuk tahun 2021, jelasnya, sesuai program prioritas yang telah diusulkan, DPUPR kembali akan menggarap sejumlah pembangunan gedung, baik dengan anggaran APBN, Propinsi, DAK dan dana APBD.

“Ditahun 2021 rencana ada sekitar 5 proyek pembangunan gedung yang kita garap, diantaranya pembangunan 3 gedung kantor Kelurahan, melanjutkan pembangunan gedung Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta pembangunan rehab sejumlah irigasi yang ditangani oleh DPUPR,” ungkapnya.

Disebutkan, 3 kantor Kelurahan yang akan dibangun ditahun 2021 itu diantaranya, kantor Kelurahan Kedungsari, kantor Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Purworejo, dan kantor Kelurahan Kledung Kradenan Kecamatan Banyuurip.

“Namun untuk jumlah anggaran yang akan dialokasikan belum bisa disebutkan, masih menunggu realisasi rencana anggaran yang di setujui,” katanya.

Tak hanya membangun 5 pembangunan fisik, DPUPR juga masih akan melanjutkan pengerjaan 2 proyek pembangunan jalan yang tertunda di tahun 2020 dan terpaksa dilakasanakan di tahun 2021.

“Untuk Bankeu Propinsi di tahun 2020 sebenarnya dalam pengadaan ada 8 jenis proyek yang dilaksanakan, namun karena beberapa hal, 3 pekerjaan lain akan dilaksanakan di tahun 2021 mendatang, dan itu sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pergub no. 35 tahun 2020,” jelasnya.

Meski demikian, tambahnya, DPUPR belum bisa memastikan apakah seluruh rencana pembangunan fisik bisa dilaksanakan seluruhnya ditahun 2021, mengingat pemerintah masih akan melaksanakan program vaksinasi covid-19 yang akan dilaksanakan secara gratis kepada masyarakat.

“Semoga rencana pembangunan ditahun 2021 bisa dilakasanakan sesuai agenda yang telah direncanakan,” harapnya.(P24-Drt)