Hujan Deras, Longsor dan Banjir Landa Purworejo

oleh -0 views
Banjir di desa Woronatan Butuh. (13/12/2020)
Banjir di desa Woronatan Butuh. (13/12/2020)

PURWOREJO, purworejo24.com – Hujan dengan intensitas tinggi menjadi salah satu pemicu banjir dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Purworejo. Hujan yang terjadi sejak Jumat hingga Sabtu dinihari (11/12/12), mengakibatkan tanah talud longsor di wilayah kecamatan Bruno dan rumah roboh di wilayah kecamatan Pituruh serta banjir di wilayah kecamatan Butuh, yang menggenangi rumah warga serta area persawahan.

Kepala BPBD Kabupaten Purworejo, Sutrisno mengatakan, bahwa hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan kejadian bencana tanah longsor dan bajir yakni satu rumah roboh di Desa Gumawangrejo, kecamatan Pituruh, yang mengakibatkan 2 bangunan kamar ambruk. Serta di desa Cepedak, Kecamatan Bruno mengakibatkan talud bengkel motor ambrol.

“Di Pituruh dihuni lansia, 2 bangunan kamar ambruk akibat angin dan hujan deras, dan di Bruno talud bengkel motor ambrol mengakibatkan kerusakan pada dapur rumah di bawahnya dan 2 unit motor serta kompresor ikut terseret,” katanya kepada purworejo24.com pada Minggu (13/12/2020)

Meski demikian sampai saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu,banjir yang terjadi di Desa Wironatan, Kecamatan Butuh terjadi sejak hari Jumat (11/12) sore menyebabkan sungai Gebang Kecil meluap ke rumah warga di wilayah padukuhan Gebangrejo.

“Sebanyak 60 KK satu pedukuhan itu, terdampak genangan air dengan tinggi antara 20 hingga 100 cm, untuk air genangan yang mulai masuk ke rumah warga hingga saat ini masih terjadi,” katanya.

Setelah kejadian tersebut kebutuhan obat-obatan sudah dipasok dari Puskesmas setempat. . Pihaknya, menghimbau kepada Pemdes dan warga apabila ketinggian air mulai bertambah saat hujan kembali datang maka segera melaporkan ke BPBD untuk segera dilakukan evakuasi dan pengungsian.

Sementara itu, BPBD kabupaten Purworejo dibantu TNI, Polri dan Relawan telah berada dilokasi yang terdampak banjir. Namun belum ada evakuasi hanya mengantarkan makanan siap santap. Komandan Koramil 06/Butuh Kapten Infanteri Sunyoto mengatakan, Koramil bersama Instansi yang lain memberi imbauan kepada warga untuk terus waspada terhadap banjir susulan. (P24-Bayu)