Sepekan Hilang Kontak, Sudarti Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos

oleh -0 views
Polisi mengevakusi jenazah Sudarti dari kamar kos di Kelurahan Kledung Kradenan, Banyuurip
Polisi mengevakusi jenazah Sudarti dari kamar kos di Kelurahan Kledung Kradenan, Banyuurip

PURWOREJO, purworejo24.com – Seorang wanita paruh baya berjenis kelamin perempuan ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar kos. Setelah ditelusuri ternyata mayat tersebut bernama Sudarti, warga yang bekerja serabutan yang beralamat di Dukuh Pelahan Kidul RT 02/01 Kelurahan Kledung Kradenan, Banyuurip.

Informasi yang berhasil dihimpun korban ditemukan tidak bernyawa oleh salah seorang temannya, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban diketahui bernama Sudarti (38) warga kelahiran Mirit Kebumen. Kini warga diketahui menjadi warga Kledung Kradenan, Banyuurip sejak satu tahun yang lalu.

Makrufiyani teman sekaligus saksi mata menjelaskan kronologis kejadian bermula saat ia akan mengunjungi korban karena sudah sejak minggu yang lalu ia kehilangan kontak dengan korban. Ia terkejut saat mengunjungi kamar kos korban terkunci dari dalam, dan dari dalam kamar tercium bau tidak sedap.

Saksi yang kaget kemudian meminta warga sekaligus penjaga kos untuk mendobrak pintu, lantaran pintu dalam keadaan terkunci dari dalam.

“Kita dan temen-temen kehilangan kontak sejak hari minggu, terus kita ke sini tahu-tahu sampai sini sudah ada lalat (dari dalam kamar),” katanya kepada purworejo24.com di lokasi kejadian pada Jumat (04/12/2020).

Proses evakusi jenazah Sudarti dari kamar kos di Kelurahan Kledung Kradenan, Banyuurip
Proses evakusi jenazah Sudarti dari kamar kos di Kelurahan Kledung Kradenan, Banyuurip

Menurut Makrufiyani, korban tinggal di Dukuh Pelahan sejak 2019 lalu dan bekerja serabutan. Warga sekitar pun tidak mengira kalau korban ditemukan meninggal di dalam kamar.

“Kerjanya serabutan, punya anak 3 tapi yang 2 ikut bapaknya dan yang satu ikut dia, tapi sekarang lagi mengikuti sekolah jarak jauh di tempat mbahnya,” katanya.

Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian. Sementara korban telah dilarikan ke RSUD Tjitrowardojo untuk diotopsi oleh tim forensik. (P24-Bayu)