Mobil Panther Warga Bandung Hangus Terbakar di Kaligesing

oleh -
Petugas Damkar berusaha memadamkan api yangmembakar mobil Phanter di Desa Tlogoguwo Kecamatan Kaligesing, Purworejo
Petugas Damkar berusaha memadamkan api yangmembakar mobil Phanter di Desa Tlogoguwo Kecamatan Kaligesing, Purworejo

KALIGESING, purworejo24.com – Diduga karena radiator mesin terlalu panas, mobil Panther bernomor polisi D 1591 DA milik Heri Warga Bandung, Jawa Barat, ludes terbakar di jalan Desa Tlogoguwo Kecamatan Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah pada Sabtu (28/11/2020) siang. Beruntung tidak terjadi korban jiwa dalam kejadian itu, namun pemilik mobil mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kasi Damkar pada Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Rubino, kepada purworejo24.com menceritakan, peristiwa itu bermula saat keluarga Heri dan rombongan yang terdiri dari 5 penumpang mobil melakukan perjalanan jauh dari Bandung menuju ke tempat saudaranya, yang berada di Kaligesing, Purworejo. Dalam perjalanannya, sesampainyaa di jalan Desa Tlogoguwo Kecamatan Kaligesing, mesin terlalu panas sehingga sebelum sampai tujuan kap mobil depan mengeluarkan asap dan mobil terbakar.

“Kemudian sang sopir meminta bantuan kepada warga untuk melakukan pemadaman dengan alat seadanya, namun api tidak kunjung padam,” kisahnya.

Petugas Damkar brusaha memadamkan api yangmembakar mobil Phanter di Desa Tlogoguwo Kecamatan Kaligesing, Purworejo

Warga yang mengetahui kejadian itu juga langsung melaporkan ke petugas Damkar Purworejo. Tim Regu Piket yang menerima laporan segera menuju ke lokasi, dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan dan pemadaman.

“Api berhasil di padamkan dengan menghabiskan 5 tabung APAR. Setelah situasi dinyatakan aman kemudian tim melakukan pengecekan peralatan dan tim kembali ke Mako,” jelasnya.

Dikatakan, penyebab Kebakaran itu terjadi, diduga lantaran radiator mesin depan terlalu panas, sehingga menyebabkan overhead dan terjadinya kebakaran.

“Tanjakan, tikungan tajam, jarak tempuh yang jauh, sehingga mesin menjadi panas dan overhead sehingga terjadi kebakaran,” ujarnya.

Atas kejadian itu, lanjutnya, pemilik mobil mengalami kerugian hingga mencapai kurang lebih 80 juta.(P24-Drt)