Paslon Bung Tomo Serahkan SK Pensiun ke KPU

oleh -0 views
Calon Bupati Purworejo Kuswanto menyerahkan Salinan SK Pensiun kepada Ketua KPU Purworejo, Dulrokhim.
Calon Bupati Purworejo Kuswanto menyerahkan Salinan SK Pensiun kepada Ketua KPU Purworejo, Dulrokhim.

PURWOREJO, purworejo24.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Purworejo sudah menerima surat Pensiun Dini dari salah satu pasangan calon (paslon) yang sudah ditetapkan sebagai kontestan di Pilkada Purworejo 2020. Paslon tersebut adalah Kuswanto-Kusnomo yang mendatangi KPU sekitar pukul 13.45 Wib siang ini.

“Hari ini hari terakhir penyerahan berkas pemberhentian dari pihak yang berwenang,” ujar Ketua KPU, Dulrokhim kepada purworejo24.com pada Senin (09/11/2020)

Dijelaskannya, dengan penyerahan surat keputusan pensiun dini pasangan calon nomor 2 tersebut maka semua berkas untuk paslon 01, paslon 02, dan paslon 03 sudah memenuhi syarat semua. Pihaknya menambahkan bahwa sebenarnya tanpa SK paslon sudah dapat mengikuti tahapan pilkada dengan hanya surat keterangan yang diberikan oleh instansi terkait.

Dulrokhim menjelaskan, menurut PKPU nomor 03 ayat 05 bahwa tidak ada konsekwensi hukum yang diterima paslon apabila tidak menyerahkan SK pensiun dini. Meskipun begitu SK wajib dikumpulkan agar ke depannya tidak ada masalah yang disebabkan oleh surat tersebut.

“Setelah ini akan kita laksanakan debat calon yang akan kita laksanakan Jumat malam pada tanggal 13 November 2020, dan debat kedua akan kita laksanakan pada 27 November,” ungkapnya.

Sementara itu Kuswanto Calon Bupati Purworejo tersebut datang ke KPU ditemani beberapa relawannya mengaku sebelum mendatangi KPU pihaknya mendatangi tempat para tokoh nasional yang ada di Purworejo. Menurutnya secara kebetulan saja ia menyerahkan surat tersebut pada hari terakhir dari waktu yang diberikan KPU.

“Tadi pagi kita ada jadwal yaitu kunjungan ke tokoh-tokoh nasional yang ada di Purworejo. Kebetulan siang ini kita bisa menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawab kami,” katanya.

Sebenarnya surat keputusan pensiun dini dari pasangan tersebut sudah turun sejak beberapa waktu yang lalu terkhusus untuk dirinya. Kuswanto mengungkapkan, karena pangkatnya adalah kolonel maka surat pengunduran diri memerlukan keputusan presiden. Ia menambahkan bahwa dirinya sudah kembali lagi menjadi warga biasa yang mendapatkan hak pilih dan dipilih oleh rakyat.

“Alhamdulillah tanggal 20 Oktober Keppres sudah terbit bahwa Kolonel Kuswanto sudah pensiun, saya sekarang sudah menjadi rakyat biasa,” tandasnya. (P24-Bayu)