Mulai Senin Operasi Zebra Candi Digelar, Catat Tanggal dan Daerah Operasinya

oleh -54 views
Kasal Lantas Polres Purworejo AKP Lelono Windi Bramantyo S.Kom saat Acara Sertijab beberapa waktu lalu.
Kasal Lantas Polres Purworejo AKP Lelono Windi Bramantyo S.Kom saat Acara Sertijab beberapa waktu lalu.

PURWOREJO, purworejo24.com – Operasi Zebra Candi 2020 bakal digelar jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purworejo mulai Senin (20/10/ 2020) hingga Minggu (08/11/2020). Berbeda dengan operasi-operasi biasanya, operasi di tengah pandemi Covid-19 tahun ini lebih mengedepankan upaya preemtif dan preventif dibandingkan dengan represif atau penindakan.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Purworejo, AKP Lelono Windi Bramantyo S.Kom., saat dikonfirmasi purworejo24.com. Menurutnya, selama 14 hari pelaksanaan seluruh program operasi akan disesuaikan dengan kondisi pendemi Covid-19.

“Sesuai perintah dan arahan dari pimpinan, kami lebih mengedepankan percepatan penanganan Covid-19. Jadi operasi Zebra Candi tahun ini lebih pada upaya preemtif serta preventif dengan edukasi dan himbauan-himbauan,” katanya pada Minggu (25/10/2020).

Meski demikian, lanjutnya, upaya penindakan tetap dilakukan demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Pengguna jalan yang tidak mematuhi atauran lalu lintas (Lalin) serta protokol kesehatan (Prokes) tetap akan ditindak tegas.

“Penindakan tetap, tapi memang kita tidak ditargetkan Tilang karena kondisi pandemi,” lanjutnya.

AKP Bramantyo menyebut, pelaksanaan operasi akan dilakukan bersama dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo dan OPD-OPD terkait, termasuk di dalamnya ada penindakan terhadap pengendara yang tidak mengenakan masker. Mengingat terdapat libur panjang dengan puncak arus mudik tanggal 28 Oktober, operasi akan difokuskan juga pada tempat wisata.

“Kita sudah cek lokasi-lokasi rawan itu, seperti Pntai Jatimalang, SAC, dan beberapa tempat wisata lain,” sebutnya.

Sementara untuk sasaran jalur juga sudah dipetakan. Prioritas utamanya yakni Jalur Selatan-Selatan atau Daendels yang selama ini dikenal paling rawan kecelakaan lalu-lintas.

“Untuk jalur tengah dan utara kemungkinan tidak akan krodit. Tapi tetap kita antisipasi semuanya. Pada puncak arus mudik nanti juga akan kita libatkan personel Polsek di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkan ada sekitar 55 personel Satlantas yang akan diterjunkan dalam operasi. Namun, operasi akan dimulai tanpa apel gelar pasukan terbuka besar-besaran seperti biasanya, melainkan hanya internal dengan peserta terbatas.

“Jadi kita langsung action besok pagi. Harapannya masyarakat mematuhi aturan lalu lintas dan protokol kesehatan sehingga angka kecelakaan sekaligus penyebaran Covid-19 dapat ditekan,“ tegasnya. (P24-Bayu)