571 Warga Purworejo Terkonfirmasi Positif Covid-19

oleh -7 views
Data pantauan Covid-19 Kab. Purworejo per 19 Oktober 2020
Data pantauan Covid-19 Kab. Purworejo per 19 Oktober 2020

PURWOREJO, purworejo24.com – Jumlah penambahan pasien positif Covid-19 di Purworejo masih tinggi dan mengkhawatirkan. Sampai hari ini Sabtu (26/09/2020) sebanyak 571 orang warga Purworejo yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Purworejo, Rita Purnama, SSTP, MM mengatakan, pasien terkonfirmasi Covid-19 hari ini Sabtu (26/9) mencapai rekor tertinggi sejak dua minggu terakhir yakni mencapai 25 orang. Dari 25 orang tersebut pasien tersebar di empat kecamatan dengan jumlah terbanyak masih dari Kecamatan Purworejo yang mencapai 15 orang.

“Disusul Kecamatan Gebang tujuh orang, Kecamatan Kaligesing dua orang, dan Kecamatan Kutoarjo satu orang,” katanya kepada purworejo24.com

Dari 25 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 hari ini, hanya empat yang dirawat di RS, sedangkan 37 lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Ke-25 orang itu didominasi oleh perempuan sebanyak 18 orang, sisanya tujuh orang laki-laki. Adapun rentang usia termuda yakni delapan tahun dan tertua 82 tahun,” katanya.

Disebutkan ke-15 orang dari Kecamatan Purworejo yakni GR (8, laki-laki), RB (17, perempuan), JB (18, laki-laki), AL (20, perempuan) IH (30, perempuan), GFK (47, perempuan), Nar (53, perempuan), Ost (55, perempuan), Sup (56, laki-laki), Suk (59,laki-laki), Sug (61, perempuan), As (61, perempuan), SD (61, perempuan), Ma (67, perempuan), dan Jae (82, perempuan).

Tujuh orang berasal dari Kecamatan Gebang yakni IA (12, perempuan), FMF (17), RW (22, perempuan), AYS (25, perempuan), Ban (45, perempuan), Nga (52, perempuan), dan SAR (62, perempuan).

“Sementara itu dua orang dari Kecamatan Kaligesing yakni DTE (17, laki-laki) dan Is (47, laki-laki). Satu orang lainnya warga Kecamatan Kutoarjo yaitu IW (39, perempuan),” katanya.

Meski demikian tingkat kesembuhan sangat tinggi yakni 507 orang dibanding dengan mereka yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Selalu gunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan sebisa mungkin menghindari kerumunan,” katanya. (P24-Bayu)