KH Achmad Hamid Jabat Sebagai Ketua MUI Purworejo

oleh -6 views
Pengukuhan Pengurus MUI Purworejo. (21/9/2020)
Pengukuhan dan pelantikan Pengurus MUI Purworejo. (21/9/2020)

PURWOREJO, purworejo24.com – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purworejo untuk masa khidmah 2020-2025 dilantik. Diantaranya yang dilantik yakni Ketua Umum MUI Purworejo yang dijabat KH Achmad Hamid AK S.P.dI., menggantikan almarhum KH Abdullah Syarqowi.

Pelantikan pengurus dilakukan Ketua Umum MUI Jawa Tengah DR KH Ahmad Darodji MSi, di Pendopo Kabupaten Purworejo pada Senin (21/9/2020). Dalam kesempatan itu KH Ahmad Darodji mengucapkan selamat kepada pengurus terlantik dan bersyukur masih ada yang mau menjadi pengurus MUI.

“Karena menjadi pengurus MUI itu menambah waktu, menambah tenaga, menambah pikiran. Berbeda kalau menjadi camat atau pejabat lainnya mendapat kehormatan. Tapi MUI itu dibutuhkan masyarakat jadi silahkan digunakan dengan sebaik-baiknya. Termasuk juga untuk ikut mensosialisaikan pencegahn Covid, bisa melalui ceramah  pengajian, khutbah, dan lainnya,” katanya.

Terkait akan dilaksanakannya Pilkada serentak, KH Ahmad Darodji mengajak MUI sebagai pemererat persaudaraan, untuk selalu menjaga persatuan.

“Jangan sampai terjadi bentrokan satu sama lain. Silahkan berbeda tapi jangan sampai terjadi bentrokan karena banyak yang setelah pemilu ada yang kalah lalu terjadi bentrokan. Sebagai ulama kita tidak hanya mengambil langkah yang benar tetapi juga harus pener,” tuturnya.

Sementara itu, wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti yang hadir dalam pelantikan mengtakan, MUI merupakan wadah atau majelis tempat berhimpunnya para ulama dan cendekiawan muslim, untuk menyatukan gerak dan langkah umat Islam dalam mewujudkan cita-cita  bersama. Diantaranya, merajut kebersamaan atas dasar ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah insaniyah dalam ikhtiar turut menjaga keutuhan NKRI, serta demi terwujudnya umat Islam yang berkualitas dan berkarakter rahmatan lil ‘alamin.

Dengan berbagai persoalan yang ada kata Yuli Hastuti, kehadiran MUI makin dirasakan kebutuhannya sebagai sebuah organisasi kepemimpinan umat Islam yang bersifat kolektif dalam rangka menjaga moralitas masyarakat, serta meningkatkan  persatuan umat Islam dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, pengurus MUI Kabupaten Purworejo yang baru, diharapkan semakin amanah dan dapat melaksanakan tugas serta tanggungjawabnya dengan sebaik-baiknya demi kemaslahatan umat.

“Saya juga mohon agar MUI turut serta perannya dalam memutus mata rantai penularan virus Covid-19 dan mohon doanya, semoga virus Covid segera berakhir dan kita bisa beraktifitas seperti sediakala,” tutur Yuli Hastuti.(P24-Drt/Hms)