,

Bawa Tangki Semprot, Seorang Warga Pituruh Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Miliknya

oleh -98 views
Warga dukuh Kedungjana RT 3 RW 03 Desa Kalikotes Kecamatan Pituruh ditemukan tewas di tengah kebun.

PITURUH, purworejo24.com – Nasib malang menimpa seorang pria warga Dukuh Kedungjana Rt/RW 03/03 Desa Kalikotes Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di tengah kebun dengan tangki penyemprot tanaman yang tak jauh dari lokasinya terbaring.

Dari informasi yang diperoleh purworejo24.com bahwa (W) berusia 65 ditemukan tidak bernyawa pada Selasa, (08/09/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Ia mengaku berpamitan hendak menyemprot pohon jati di kebun dekat rumahnya.

Kapolsek Pituruh Iptu Sapto Hadi, S.Pd, S.H.M.H, saat dimintai keterangan membenarkan telah ditemukan pria meninggal di perkebunan, desa Kalikotes, Pituruh dalam kondisi membawa tank penyemprot tanaman. Menurut keterangan saksi Kiswadi, korban sekitar pukul 07.00 WIB berpamitan kepada Sugeng Riyanto yang tidak lain tetangganya, hendak nyemprot pohon jati di kebun dekat rumahnya yang berjarak kurang lebih 200 meter.

Tim medis dari Puskesmas Pituruh memeriksa kondisi warga yang ditemukan tak bernyawa di kebun.
Tim medis dari Puskesmas Pituruh memeriksa kondisi warga yang ditemukan tak bernyawa di kebun.

Sekitar pukul 09.00 WIB, Kiswadi yang hendak pulang dari kebun melihat korban (W) dalam keadaan terlentang dengan tangki semprot berada di sampingnya. Mengetahui hal tersebut Kiswadi memberitahukan kepada warga sekitar.

“Melihat kejadian tersebut warga memberitahukan kepihak Polsek Pituruh untuk melakukan pengecekan, dan ternyata benar ada orang penemuan mayat di kebun, desa Kalikotes.” Kata Kapolsek Iptu Sapto Hadi kepada purworejo24.com pada Selasa (08/09/2020)

Kapolsek Sapto Hadi menambahkan melihat kejadian ini langsung terjun kelokasi, dan selanjutnya bersama warga dan anggota Polsek Pituruh dan Koramil/09 Pituruh melakukan evakuasi jenazah tersebut dibawa kerumah korban.

“Korban meninggal diduga karena kelelahan pada saat menyemprot pohon jati. Sesudah dibawa pulang kami langsung memberitahukan ke pihak tim media UPT Puskesmas Pituruh untuk melakukan pemeriksaan, dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada korban yang diakibatkan oleh orang lain. Diperkirakan korban meninggal lebih dari 1 jam,” Katanya.

Kapolsek Pituruh Sapto Hadi, juga mengatakan bahwa menurut keterangan saksi Sugeng Riyanto anaknya, korban mempunyai riwayat penyakit menahun yaitu sakit ginjal dan darah tinggi dan sedang dalam masa pengobatan.

“Karena tidak ditemukan kekerasan, korban ini langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa Kalikotes,” pungkasnya. (P24-Bayu)