DKM Al Istiqomah Akan Jadikan Masjid Sebagai Sarana Pengentasan Kemiskinan dan Pemberdayaan

oleh -57 views
Peresmian Masjid Al Istiqomah, Perum Korpri Abdinegara Sucen Juru Tengah
Peresmian Masjid Al Istiqomah, Perum Korpri Abdinegara Sucen Juru Tengah

GEBANG, purworejo24.com – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Istiqomah Kelurahan Sucen Juru Tengah Kecamatan Bayan Kabupaten Purworejo berencana memperluas program dengan menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan. DKM ingin mengubah paradigma masyarakat masjid yang selama ini dianggap sebagian orang hanya untuk tempat ibadah.

Ketua DKM Al Istiqomah Drs Suhirman, usai peresmian Masjid Al Istiqomah Perum Korpri Abdinegara Sucen Juru Tengah menjelaskan masjid bisa menjadi pusat aktivitas kegiatan sosial non keagamaan, seperti pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

“Kita harus mampu memancarkan gema Islam sebagai Rahmatan lil alamin,” katanya kepada purworejo24.com pada Sabtu (08/08/2020).

Peresmian Masjid Al Istiqomah, Perum Korpri Abdinegara Sucen Juru Tengah
Peresmian Masjid Al Istiqomah, Perum Korpri Abdinegara Sucen Juru Tengah

Menurutnya, masjid adalah tempat membangun peradaban umat. Selain untuk salat lima waktu dan sunah, bangunan masjid sangat layak untuk selenggarakan kegiatan lainnya. DKM Al Istiqomah berencana menyelenggarakan aktivitas pemberdayaan seperti pelatihan wirausaha dan pendidikan untuk memberantas kebodohan.

“Tentunya, tetap dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan karena hari ini masih dalam pandemi Covid-19,” ucapnya.

Masjid Al Istiqomah, yang telah diresmikan tersebut dibangun senyaman mungkin sehingga umat Islam betah berada di dalamnya. Masjid tersebut merupakan hasil renovasi bangunan lama. Pembangunannya dilaksanakan sejak April 2017 dan menghabiskan biaya Rp 1,1 miliar.

“Masjid ini dilengkapi tata lampu yang baik, sehingga kalau malam sangat terang, mungkin semacam Nabawinya perumahan. Masjid ini akan jadi ikon di Sucen,” tuturnya.

Tambahmya Dana pembangunan sebagian besar bersumber dari amal jariyah warga perumahan dan sisanya bantuan warga luar, serta kas masjid. Masjid diresmikan Asisten Pemerintahan Setda Purworejo Gentong Sumharjono SSos MM, disaksikan pengurus DKM dan warga sekitar.

“Saya mewakili pemkab, memberi apresiasi yang tinggi kepada warga Sucen, atas sumbangsih mereka dalam menyelesaikan pembangunan masjid,” ungkap Gentong.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Agus Suroto SPd mengemukakan, renovasi dilakukan sesuai standar pembangunan masjid. Lantai masjid berukuran 22 x 18 meter itu ditinggikan 110 sentimeter dari muka tanah.

“Kalau dulu masjid pernah kebanjiran, maka sekarang harapannya sudah tidak kemasukan air lagi karena dibangun lebih tinggi dari rumah dan jalanan di sekitarnya,” tandasnya. (P24-Bayu)