Pemprov Jateng Kucurkan Bantuan 15,7 Miliar ke 81 Desa di Purworejo

oleh -23 views
Bupati Purworejo saat Sosialisasi Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa, di Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Selasa (11/08/2020).
Bupati Purworejo saat Sosialisasi Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa, di Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Selasa (11/08/2020).

PURWOREJO, purworejo24.com – Sejumlah 81 desa di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah mendapatkan bantuan keuangan dari Pemerintah Propinsi Jawa Tengah senilai 15,7 miliar. Bantuan Provinsi (Banprov) Jateng itu diberikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada desa dalam rangka percepatan pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat desa dan penanggulangan kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Purworejo Agus Bastian, saat membuka Sosialisasi Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa, di Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Selasa (11/08/2020).

“Bantuan ini tidak serta merta diberikan begitu saja, namun melalui verifikasi ketat berdasarkan usulan dari desa, dengan proposal kegiatan yang sesuai dengan perencanaan pembangunan desa,” ujar Agus Bastian.

Bupati Purworejo saat Sosialisasi Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa, di Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Selasa (11/08/2020).
Bupati Purworejo saat Sosialisasi Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa, di Pendopo Kabupaten Purworejo, pada Selasa (11/08/2020).

Dikatakan, perhatian Pemerintah saat ini terhadap kemajuan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, sangat besar. Bantuan keuangan terhadap desa itu dinilai mampu meningkatkan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Desa diberikan kewenangan dan kucuran dana dapat dikelola untuk memperkuat perekonomian daerah sesuai potensi yang dimiliki desa.

Sementara itu Anggota DPRD Jawa Tengah Imam Teguh Purnomo, yang hadir dalam sosialisasi itu mengatakan, DPRD Provinsi Jawa Tengah akan berupaya memperbanyak bantuan keuangan untuk daerah. DPRD Provinsi Jawa Tengah juga berkomitmen untuk anggaran bantuan keuangan bagi desa/kabupaten tetap menjadi prioritas dan tidak dilakukan refocusing.

“Kami mohon agar bantuan bisa digunakan sebaik-baiknya, dikelola dengan aturan yang benar dan sehati-hati mungkin,” harapnya.(P24-Drt/Hms)