Diduga Akibat Percikan Api Sampah, Kantin SMPN 7 Purworejo Ludes Terbakar

oleh -193 views
Kebakaran di SMP N 7 Purworejo
Kebakaran di SMP N 7 Purworejo

GRABAG, purworejo24.com – Diduga akibat percikan dari tempat sampah di belakang gedung, sebuah kantin milik SMP Negeri 7 Purworejo, Jawa Tengah, ludes terbakar. Tak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu namun pihak sekolah mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah.

Kapolsek Grabag, AKP Sarjana, saat dikonfirmasi purworejo24.com, menjelaskan, peristiwa kebakaran itu terjadi pada Minggu (26/7/2020) sore, saat kondisi kantin sekolah dalam keadaan tertutup dan sepi.

“Penjaga malam  SMP, Amat Rokimi mendapat laporan dari anak-anak yang sedang bermain bola di lapangan SMPN 7 Purworejo, bahwa telah mendengar suara ledakan dari dalam SMP N 7 Purworejo, kemudian penjaga malam itu memberitahukan kepada penjaga sekolah lain, Wiwid Priantoro. Bersama dengan warga lalu mengecek sumber suara ledakan tersebut. Setelah di cek ternyata telah terjadi kebakaran,” ungkap Kapolsek Grabag, AKP Sarjana, pada Minggu petang.

Tim Damkar mendatangi lokasi kebaran di SMP N 7 Purworejo
Tim Damkar mendatangi lokasi kebakaran di SMP N 7 Purworejo

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya, dan melaporkan hal itu kepada petugas Damkar Purworejo. Tak lama kemudian dua unit mobil pemadam tiba di lokasi dan tak lama kemudian berhasil memadamkan api.

“Karena diduga masih ada api, tim Damkar standbay dan memanggil satu unit mobil damkar lagi, satu mobil damkar bantuan datang  dan melaksanakan pemadaman lanjutan, baru sekitar pukul 20.00 WIB, setelah dipastikan padam, tim Damkar meninggalkan lokasi kebakaran,” jelasnya.

Dikatakan, adapun yang terbakar diantaranya bangunan kantin, gudang, kamar kecil/WC, dan tempat parkir sepeda.

“Penyebab kebakaran dimungkinkan akibat percikan api dari tempat sampah di belakang gudang. Dan saat ini masih dalam penanganan Petugas Polsek Grabag,” katanya.

Akibat kejadian tersebut pihak sekolah mengalami kerugian materiil hingga mencapai kurang lebih 50 juta.(P24-Drt)