Warga Tak Pakai Masker Dihukum Push Up dan Menghafal Teks Pancasila

oleh -895 views
Sejumlah warga terkena sanksi push up akibat terjaring rasia masker oleh tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Polres Purworejo dan Gugus Tugas Covid-19
Sejumlah warga terkena sanksi push up akibat terjaring rasia masker oleh tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Polres Purworejo dan Gugus Tugas Covid-19

PURWOREJO, purworejo24.com – Puluhan warga terkena sanksi push up dan menghafal teks pancasila dalam Operasi Razia Masker perdana yang dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Polres Purworejo dan Gugus Tugas Covid-19, di seputaran Alun-alun besar Purworejo, pada Rabu (3/6/2020) pagi.

Dalam Razia Masker yang digelar dalam rangka menegakkan Perbup No 29 Tahun 2020, khususnya pasal 10 ayat 3 tentang keharusan memakai masker, masih banyak dijumpai warga masyarakat yang belum sadar menggunakan masker. Setidaknya terdapat seratusan warga masyarakat terjaring dan melanggar tidak menggunakan masker dalam operasi itu. Pemkab belum memberlakukan sanksi denda berupa pembayaran uang sebesar 50 ribu, namun warga hanya di berikan edukasi dan himbauan serta sanksi push up dan membacakan teks pancasila bagi sebagian pelanggar.

“Kegiatan ini dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19, begitu juga melaksanakan himbauan Bupati Purworejo, tentang pemakaian masker, bagi masyarakat saat beraktifitas diluar rumah,” ungkap Kepala Satpol PP dan Damkar Purworejo, Budi Wibowo, saat ditemui di lokasi razia.

Razia Masker oleh tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Polres Purworejo dan Gugus Tugas Covid-19 di seputar alun-alun Purworejo, (2/6/2020).
Razia Masker oleh tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Polres Purworejo dan Gugus Tugas Covid-19 di seputar alun-alun Purworejo, (2/6/2020).

Operasi razia masker di lakukan perdana di dua lokasi yaitu di depan masjid Agung Darul Muttaqin dan di depan SD Maria Purworejo, dengan menyasar pengendara baik sepeda motor dan mobil yang melintas di jalan itu.

“Nantinya akan kami jadwalkan setiap hari di sejumlah titik,” ujarnya.

Banyak ditemukan warga masyarakat yang belum sadar sepenuhnya dalam pemakaian masker, terbukti dengan banyaknya warga yang melanggar.

“Meraka yang melanggar diantaranya ada yang membawa masker tapi tidak dipakai, membawa hanya dikalungkan dan tidak membawa masker,” katanya.

Pihaknya berharap dengan operasi razia masker itu dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker, utamanya saat beraktifitas diluar rumah.

“Sehingga benar benar bisa membantu memutus rantai penyebaran Covid-19, dan pandemi ini bisa segera berakhir,” harapnya.(P24-Drt)