Rumah Penerima PKH di 3 Desa di Purworejo Mulai Ditempeli Stiker

oleh -4.427 views
Penempelan label penerima PKH
Penempelan label penerima PKH

PURWOREJO, purworejo24.com – Sejumlah rumah penerima bantuan PKH di 3 Desa di Kabapaten Purworejo Jawa Tengah dilakukan penempelan label atau stiker. Penempelan stiker dilakukan mandiri oleh desa masing-masing yang dikawal langsung oleh pendamping PKH. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyaluran bantuan PKH yang salah sasaran.

Koordinator PKH Kabupaten Purworejo, Juli Prabowo menjelaskan pemberian label dengan menempelkan stiker tersebut memang sudah dilakukan mandiri oleh beberapa desa. Dari dinas sendiri memberikan panduan kepada seluruh kecamatan untuk tidak menggunakan kata “Keluarga Miskin” dalam pelabelan.

“Beberapa waktu yang lalu kita juga bersurat ke seluruh kecamatan terkait aturan pelabelan penerima bansos agar mengganti kata “Keluarga Miskin” dengan kata “Keluarga Pra Sejahtera”,” katanya

Juli menambahkan beberapa desa yang sudah melakukan labelisasi di rumah penerima PKH antara lain terletak di Kecamatan Banyuurip, Kecamatan Bayan dan di Kecamatan Bener. Di stiker tersebut juga dituliskan dilarang untuk melepas dan apabila dilepas atau rusak maka akan dianggap keluar dari kepesertaan PKH.

“Desa yang sudah, yang saya tahu baru Borowetan di Kecamatan Banyuurip dan Desa Kalimiru Kecamatan Bayan, serta ada lagi di Kecamatan Bener,” katanya.

Untuk penempelan yang dilakukan oleh dinsos sendiri secara umum masih dibahas dan akan dilakukan setelah penyaluran Jaring Pengaman Sosial selesai dilakukan. Menurutnya saat ini Dinsos masih akan fokus terhadap JPS dan Bansos untuk Covid-19.

“Sepertinya Dinsos masih fokus di penyaluran bansos terkait covid 19, khususnya JPS kabupaten, dan Sembako Covid-19,” katanya kepada purworejo24.com.

Ia menambahkan setelah beberapa desa melakulan pelabelan secara mandiri, desa yang lain di Purworejo juga akan menyusul melakukan hal yang serupa. Tambahnya kegiatan ini juga merupakan upaya untuk memperbaiki Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang menjadi acuan bagi pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat miskin atau kurang mampu. Sehingga setelah dilakukan perbaikan, diharapkan kedepannya bantuan sosial yang disalurkan tepat sasaran.

“Rencana Desa Kaligono di Kecamatan kaligesing, namun kepastian jadwal belum ada, sedang dalam konfirmasi,” tandasnya. (P24-Bayu)