,

Jual Beras Zakat Secara Online, 2 Minggu Laku 5 Ton

oleh -231 views
Pedagang beras zakat fitrah melayani jasa antar
Pedagang beras zakat fitrah melayani jasa antar

PURWOREJO, purworejo24.com – Bulan puasa masyarakat muslim diwajibkan untuk berzakat, salah satu kebutuhannya adalah beras yang menjadi makanan pokok sehari-hari masyarakat Indonesia. Di sisi lain, adanya Pandemi Covid-19 menyebabkan masyarakat dibatasi untuk keluar rumah. Melihat hal tersebut sebagai peluang, seorang pedagang beras asal Kelurahan Sindurjan, Purworejo Jawa Tengah menjual dagangannya secara online dan menawarkan untuk mengantarkannya langsung ke rumah-rumah warga.Sodik, pengusaha ini menjual berasnya secara online dan membungkusnya dengan kemasan yang menarik dan sesuai ukuran untuk zakat. Setelah ia pasarkan secara online Via Whatsapp dan FB jika ada pesanan akan ia antarkan kerumah sang pembeli.

“Kita juga bekerja sama dengan tukang selep (giling) yang ada di Kecamatan Pituruh untuk menggiling padi, dan cara seperti ini sudah kita mulai lakukan sejak tanggal 10 puasa,” katanya kepada purworejo24.com.

Beras yang sudah dikemas untuk kebutuhan zakat fitrah
Beras yang sudah dikemas untuk kebutuhan zakat fitrah

Sodik menambahkan walaupun dimulai dari sekitar 2 minggu yang lalu pesanan beras paketnya sudah terjual lebih dari 1.500 paket beras atau kurang lebih 5 ton beras. Proses pengantaran beras tersebut ia lakukan dengan menggunakan motor sekiranya masih muat dan mobil bak terbuka jika pesanan sudah tidak bisa pakai motor.

“Selain penjualan online kita juga menjual kepada teman-teman kenalan saya sehingga banyak juga teman yang tertarik dengan metode penjualan saya ini, sampai hari ini sudah terjual 1.500 an paket,” katanya.

Padi yang Sodik jual adalah padi jenis IR 64 yang banyak ditanam di sawah-sawah Purworejo terutama di Kecamatan Pituruh yang menjadi salah satu lumbung padi di Purworejo. 1 paket beras berisi 2,7 kg ia jual dengan harga 30 ribu dan sudah gratis ongkir di area Purworejo kota.

“Mendekati lebaran seperti ini penjualan naik drastis mas sehari bisa 80-100 paket beras yang saya jual,” katanya.

Ia berharap dengan cara menyalurkan beras secara langsung kerumah-rumah warga yang pesan di tempatnya dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 di Purworejo. Ia juga berpesan agar pengusaha yang lain dapat berinovasi dengan cara-cara yang efektif untuk tetap menjaga ekonomi usahanya di tengah Pandemi Covid-19 dan kekacauan ekonomi yang ditimbulkannya.

“Untuk pengusaha yang lain meskipun ditengah pandemi harus selalu berusaha dan berdoa, semoga Virus Covid-19 cepat hilang dan dapat memulihkan perekonomian usaha kecil dan menengah,” katanya. (P24-Bayu)