Seorang Perempuan Kubur Bayi di Halaman Rumah Kos

oleh -517 views
Mayat bayi dievakuasi dari halman sebuah rumah di Kelurahan Sindurjan, Kabupaten Purworejo
Mayat bayi dievakuasi dari halman sebuah rumah di Kelurahan Sindurjan, Kabupaten Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com Warga RT 01 RW 08 Kelurahan Sindurjan, Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang dikubur dekat tempat sampah di halaman belalang sebuah rumah kost.  Menurut saksi mata, warga sekitar kost menceritakan, awalnya warga curiga pada G warga kecamatan Ngombol yang sudah sekitar dua tahun tinggal di kos milik bu Nunuk. Beberapa hari sebelum kejadian warga sudah mulai curiga dengan G yang terlihat buncit.

“Beberapa warga curiga terhadap G, yang hamil, tiba-tiba perutnya kempis tapi bayinya tidak ada, warga curiga digugurkan,” katanya kepada purworejo24.com pada Senin ( 18/05/2020)

Lanjutnya, karena curiga, warga pun melaporkan ke ketua RT setempat dan langsung ditindaklanjuti dengan mengecek ke kos-kosan pada Senin dini hari.

“Saat ditemui G tidak mengkuinya, tetapi setelah didesak oleh Ketua RT, akhirnya mengaku kalau bayinya sudah lahir dalam keadaan meninggal,” katanya.

Mendapat pengakuan dari G, warga langsung mencari di halaman belakang rumah dan menemukan gundukan tanah tempat untuk mengubur bayi yang sudah bau busuk serta ada selimut yang terdapat banyak bercak darah, selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Purworejo.

Sementara itu, saat ditanyai, G mengaku bahwa Ia tidak membunuh bayi tersebut, karena tiga hari sebelum melahirkan dia sempat jatuh dan perutnya sakit.

“Saya tidak membunuh, setelah jatuh perut saya merasa mual dan sakit, karena tidak punya uang dan tidak bekerja, tidak saya periksakan ke puskesmas, saya tahan sakit tiga hari dan tahu-tahu anak saya lahir sendiri tapi kulitnya dan kukunya sudah membiru. ” kata perempuan yang diketahui tidak memiliki suami dan bekerja sebagai penjual tiket agen bis malam.

Kabag Humas Polres Purworejo Iptu Komariyah mengatakan, bahwa mayat bayi sudah di bawa ke RSUD Tjitrowardojo untuk dilakukan otopsi. Hasil otopsi ini nantinya akan dipakai untuk menentukan langkah selanjutnya.

“Tersangka sudah kami bawa ke Polres Purworejo untuk di mintai keterangan dan pemeriksaan lebih lanjut, selain itu juga diperiksa kesehatannya takut ada infeksi setelah melahirkan,” katanya. (P24-Bayu)