Perahu Terbalik di Kertojayan, Satu Nelayan asal Cilacap Meninggal Dunia

oleh -3.204 views
Proses evakuasi nelayan tenggelam di Pantai Genjik, Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Purworejo
Proses evakuasi nelayan tenggelam di Pantai Genjik, Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Purworejo

GRABAG, purworejo24.com – Kecelakaan laut hingga menyebabkan korban jiwa terjadi di perairan pantai Genjik desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa (5/5/2020). Perahu milik nelayan diterjang ombak saat hendak berangkat melaut, dua nelayan berhasil selamat, namun satu nelayan meninggal dunia.

Kapolsek Grabag, AKP Sarpan, saat dikonfirmasi purworejo24.com, menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Selasa siang sekitar pukul 14.00 WIB. Adapun kapal yang terhempas ombak adalah kapal Sinar Jaya milik Waridi warga Desa Kertojayan RT 1RW 1 Kecamatan Grabag.

“Ada tiga orang dalam kapal yang terhempas ombak itu, yaitu sebagai tekong/nahkoda adalah Racmad Puji Rahayu, nelayan asal RT 05 RW 15 Desa Mertasinga Kecamatan Cilacap utara (yang meninggal dunia) dan dua ABK yaitu Mudriono warga Kertojayan RT 1 RW 1 Kecamatan Grabag dan Aprianto,  nelayan asal Desa Kertojayan RT 1 RW 1 Kecamatan Grabag. Keduanya selamat,” ungkapnya.

Jenazah nelayan tenggelam di Pantai Genjik, Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Purworejo
Jenazah nelayan tenggelam di Pantai Genjik, Desa Kertojayan, Kecamatan Grabag, Purworejo

Dikisahkan, pada hari Selasa siang perahu nelayan Sinar Jaya bernomor lambung 02 dengan tekong (nahkoda)  Racmad Puji Rahayu dan 2 ABK berangkat melaut, sekitar 50 meter dari pantai datang ombak besar menerjang perahu yang mengakibatkan kapal terbalik.

“Dua ABK berhasil selamat sampai ke pantai sementara 1 nahkoda yang diduga panik tergulung ombak dan terbawa arus, oleh kedua saksi, korban ditarik ke pinggir pantai namun sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Atas kejadian itu, selanjutnya nelayan melapor ke Pemdes dan dilanjutkan ke Polsek serta petugas Puskesmas Grabag. Tak lama kemudian dilakukan pemeriksaan luar terhadap korban oleh tim medis Puskesmas Grabag dan dari hasil pemeriksaan medis tersebut tidak ditemukan luka bekas kekerasan.

“Korban selanjutnya di bawa ke Cilacap menggunakan mobil ambulan Pemerintah Desa Nambangan dan di serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas,” pungkasnya.(P24-Drt)