Perawat yang Positif Covid-19 Pulang, Warga Kemanukan Sambut Gembira

oleh -3.645 views
Dwi Rahayu, perawat yang sembuh dari positif Covid-19 berfoto bersama warga saat penyambutan kepulangan dari Rumah Sakit.
Dwi Rahayu, perawat yang sembuh dari positif Covid-19 berfoto bersama warga saat penyambutan kepulangan dari Rumah Sakit.

BAGELEN, purworejo24.com – Kabar gembira datang dari Kecamatan Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Pasalnya pasien nomor 3 positif Corona (Covid-19) di Purworejo, dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah. Pasien tersebut berprofesi sebagai perawat di Puskesmas Kecamatan Gebang. Kedatangannya pun disambut suka-cita dari warga dan perangkat desa setempat.

Dwi Rahayu namanya, ia telah dinyatakan positif Covid-19 sejak 2 minggu yang lalu pada tanggal 15 April 2020 dan sudah menjalani perawatan di RSUD Tjitrowardoyo selama kurang lebih 12 hari, hingga akhirnya pada hari Senin (27/04/2020) diperbolehkan pulang.

Dwi menjelaskan sebelum ia terjangkit virus Covid-19 ini ia sempat memeriksa perantau yang datang dari zona merah ke Purworejo namun orang yang ia periksa hasilnya negatif. Ia sendiri juga tidak tahu persisnya kapan virus tersebut menghampiri tubuhnya itu.

“Sempat kemarin karena memeriksa perantau karena itu tugas saya. Tapi yang saya periksa malah hasil labnya negatif,” katanya kepada purworejo24.com usai prosesi penyambutan oleh warga sekitar rumahnya.

Penyambutan warga terhadap perawat yang sembuh dari positif Covid-19.
Penyambutan warga terhadap perawat yang sembuh dari positif Covid-19.

Ia menambahkan, bahwa memang di awal-awal virus ini muncul APD sangat kurang dan tidak memadai untuk perawat khususnya. Meskipun sudah sembuh tambahnya ia harus melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari untuk memastikan sistem imunnya kembali normal.

“Saya berpesan kepada temen-temen saya yang juga perawat agar tetap semangat, jangan takut, jangan lupa untuk memastikan perlengkapan pelindung diri dan selalu jaga kesehatan,” katanya.

Sementara itu Sugiatno, salah satu tetangganya mengatakan bahwa lingkungan tempat tinggalnya akan selalu mendukung untuk kesembuhan dewi. Ia juga sudah memperingatkan kepada warga yang lain agar tidak berlebihan dalam menyikapi seseorang yang positif Covid-19.

“Dari awal kita warga selalu mensupport Mbak Dewi, meskipun di wilayah kami penjagaan keluar masuk diperketat setelah adanya warga yang positif Covid-19,” katanya.

Dengan pulangnya Dewi ke kampung halamannya juga sempat disambut oleh para perangkat desa yang sudah menunggu kedatangan Dewi sejak pukul 13.00. Sebelum mobil ambulance yang mengantar Dewi ke rumah, mobil tersebut singgah di Balai Desa Kemanukan dan diadakan acara serah terima dari Puskesmas Gebang kepada Desa Kemanukan.

Dengan demikian sampai saat ini tercatat ada 1.935 ODP, selesai pemantauan1.168, dan dalam pemantauan 767. PDP berjumlah 35, boleh pulang 23, masih dirawat 7 dan meninggal 5. Positif covid-19 ada 27, sembuh 2, dirawat/isolasi 25. Total hasil swab negatif 35, OTG 367 dan positif rapid test 79. (P24-Bayu)