, ,

Bupati dan Wabup Sumbangkan Gaji Untuk Warga Terdampak Corona

oleh -306 views
Bupati Purworejo Agus Bastian menyerahkan gaji sebulan yang diwujudkan paket sembako kepada GTPP Corona Kabupaten Purworejo
Bupati Purworejo Agus Bastian menyerahkan gaji sebulan yang diwujudkan paket sembako kepada GTPP Corona Kabupaten Purworejo

PURWOREJO, purworejo24.com – Sebagai wujud empati dan komitmen pengabdian kepada masyarakat atas adanya wabah Coronavirus Disease (COVID-19), Bupati Purworejo, Jawa Tengah Agus Bastian dan Wakil Bupati Yuli Hastuti rela menyumbangkan gaji pokoknya kepada masyarakat.

Gaji tersebut diserahkan kepada gugus tugas percepatan penanganan (GTPP), yang nantinya akan diberikan bantuan berupa paket sembako kepada masyarakat yang terkena dampak corona.

“Alhamdulillah gaji saya sumbangkan semuanya selama diberlakukannya tanggap darurat Purworejo,” kata Bupati dan wakil Bupati di hadapan wartawan, di ruang Arahiwang Setda Purworejo, pada Selasa (31/3/2020).

Pemkab Purworejo akan memberlakukan Protokol bagi para pemudik. (31/3/2020)
Pemkab Purworejo akan memberlakukan Protokol bagi para pemudik. (31/3/2020)

Adapun besaran gaji yang disumbang Bupati yaitu berupa gaji pokok bersih sebesar 6.148.000 dan wakil bupati sebesar 5.000.000.

“Selama gaji saya sumbangkan, saya sudah cukup dengan biaya hidup yang ditanggung oleh hasil usaha yang saya bangun. Saya ini adalah pengusaha dan usaha saya selalu jalan dan masih dicover dari usaha. Kebutuhan sehari hari cukup dicover dari hasil usaha. Selain itu kebutuhan hidup sehari hari, makan, transport semua sudah ditanggung oleh Pemda Purworejo,” jelasnya.

Dikatakan, bantuan paket sembako kepada warga terdampak Corona akan diberikan mulai Rabu (1/4/2020), yaitu kepada 568 OPD dan 17 PDP. Bantuan paket itu berisikan 20 kg beras, 30 bungkus mie, 2 kg telur, 1 kg gula dan 1 liter minyak dan khusus yang memiliki bayi akan ditambah dengan susu bayi.

“Bantuan kepada PDP dan ODP ini sebagai bentuk sikap peduli kami, dan bantuan akan mulai diberikan mulai besok pagi,” katanya.

Tak hanya memberikan bantuan, guna mengatasi persoalan virus Corona, Pemkab Purworejo juga akan memberlakukan Protokol bagi para pemudik yang akan didata dan diperiksa di pos-pos yang telah ditentukan sebagai pintu masuk ke Purworejo.

“Setiap kecamatan sudah membuat protokol sendiri dan sudah dijalankan. Protokol pemudik ini lah nantinya yang akan diteruskan sebagai langkah kebijakan menjadi protokol tingkat Kabupaten,” tambah Kepala Dinas Kesehatan Purworejo, dr Darmi.

Terkait penggunaan Anggaran Desa, Kepala Dinpermades Kabupaten Purworejo menyebutkan, penggunaan dana desa secara nasional aman dan tidak melanggar peraturan yang berlaku. Sementara itu, Ketua KORPRI Purworejo, Sukmo Widi Harwanto, mengatakan, Korpri Purworejo juga telah menyumbangkan gaji selama tanggap darurat.

“Setelah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten,  Korpri mengimbau seluruh anggota menyumbangkan sebagian gajinya. Dan hingga hari ini telah terkumpul 30 juta yang siap disumbangkan untuk penanganan kasus Corona di Purworejo,” pungkasnya.(P24-Drt)