Rapid Test Corona Belum Tersedia di Purworejo, Warga Mengeluh Tak Bisa Cek Kesehatan

oleh -444 views
Rapat Koordinasi Antisipasi Penyebaran Virus Corona (Covid-19)
Rapat Koordinasi Antisipasi Penyebaran Virus Corona (Covid-19)

PURWOREJO, purworejo24.com – Upaya Pemkab Purworejo guna mengatasi penyebaran virus Corona (Covid-19) terkendala dengan ketiadaan perlengkapan Rapid Test. Sejumlah warga yang baru pulang dari Jakarta yang termasuk Zona Merah juga kesulitan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19.

Fatkhul Munir Amrullah, Warga Plaosan RT 04 RW 14 Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo mengeluh bahwa ketika dirinya bersama 2 orang temannya tidak bisa melakukan check up kesehatan di RSUD Tjitrowardoyo Purworejo. Padahal dia dan dua temannya baru pulang dari Jakarta di mana masuk zona merah, karena sudah banyak terjangkit virus Corona, Ia khawatir karena resiko pekerjaannya yang mengharuskan ia pergi ke Jakarta dan bertemu banyak orang di zona merah tersebut.

“Ya tadi saya baru pulang dari jakarta niatnya sih berjaga-jaga untuk langsung cek up di RSUD tapi baru masuk pintu sudah dicegat oleh perawat dan disuruh lakukan check up di puskesmas,” katanya kepada purworejo24.com pada Rabu (25/03/2020)

Setelah mendapat penolakan dari RSUD. ia dan kedua orang temannya langsung menuju salah satu Puskesmas yang terdekat yaitu ke Puskesmas Mranti mengikuti arahan dari RSUD tersebut. Ketika sudah sampai di lokasi ternyata Puskesmas ternyata tutup dikarenakan hari libur tanggal merah.

Mengetahui hal tersebut ia langsung pulang dan tidak berani keluar rumah karena ia juga merasakan batuk ringan meskipun suhu tubuh masih normal.

“Ya kita kan sudah berusaha beritikad baik check up ke rumah sakit, tapi belum diperbolehkan di RSUD ya ndak apa-apa, semoga kita aman dari segala penyakit, Ya seharusnya RSUD bisa menyediakan check up bagi warga, dan tidak dilempar-lempar seperti ini,” keluhnya.

Kabag humas dan Protokol sekaligus anggota GTPP Rita Purnama menerangkan, Pemkab Purworejo telah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) corona/covid 19 Kabupaten Purworejo. Rita mengakui alat untuk rapid test memang belum ada dan alatnya masih dalam pemesanan.

“Kalau yang rapid test baru pesan alatnya mas jadi belum ada (alatnya),” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa orang yang baru pulang dari zona merah memang harus diperiksa di tingkat puskesmas dan ketika ada gejala yang lebih serius maka wajib dirujuk ke rumah sakit yang telah ditentukan.

“Kalau yang PDP di rumah sakit sudah dicek tapi belum keluar hasil nya
Kalau yang seperti itu (pulang dari luar kota ) di Puskesmas mas. Di Puskesmas hanya diidentifikasi dulu kalau gejalanya mendekati maka harus dirawat, baru di uji lab,” jelasnya.

Rita menerangkan GTPP mempunyai tugas antara lain melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan percepatan penanganan Covid-19, menetapkan dan melaksanakan rencana operasional percepatan dan penanganan Covid-19. Sekaligus mengoordinasikan dan mengendalikan pelaksanaan kegiatan percepatan penanganan covid 19. (P24-Bayu)