Dukung Penerapan Social Distancing, KAI Batalkan Perjalanan Kereta Api

oleh -205 views
Stasiun Kutoarjo

PURWOREJO, purworejo24.com – Sesuai dengan penetapan Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga 29 Mei 2020, PT KAI memutuskan untuk membatalkan sejumlah perjalanan KA jarak jauh. Hal tersebut disampaikan Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Supriyanto dalam rilisnya kepada purworejo24.com. Mengutip pernyataan dari VP Public Relations KAI Yuskal Setiawan, Supriyanto mengatakan hal ini dilakukan sesuai perkembangan situasi baru di lapangan, dan setelah dilakukan evaluasi,

“Kebijakan pembatalan perjalanan KA ini kami terapkan, untuk mendukung arahan pemerintah kepada masyarakat yang diminta membatasi kegiatan di luar rumah. Mengikuti perkembangan situasi di lapangan, untuk beberapa KA yang melewati wilayah Daop 5, dibatalkan perjalanan nya serta dibatasi relasinya,” ungkap Supriyanto.

Relasi Jakarta-Yogyakarta
Relasi Jakarta-Yogyakarta

KA-KA melewati Daop 5 purwokerto yang dibatalkan perjalanannya mulai tgl 26 – 31 Maret 2020, adalah :
– KA Taksaka pagi relasi Gambir – Yogya PP
– KA Taksaka malam relasi Gambir – Yogya PP
– KA senja utama Yogya, relasi Pasarsenen – Yogya PP
– KA Lodaya pagi, relasi Solo- Bandung PP
– KA Lodaya malam, relasi Solo- Bandung PP
– KA fajar utama Yogya, relasi Yogya- Pasarsenen pp
– 2 KA Bandara YIA, relasi kebumen-Yogya pp

Sebelumnya, mulai tanggal 23 – 31 Maret KAI juga telah menginformasikan membatalkan :
8 perjalanan KA Argo Parahyangan relasi Gambir-Bandung pp,
8 perjalanan KA Argo Cheribon relasi Gambir-Cirebon pp, dan
10 perjalanan KA Bandara Adi Soemarmo.

Relasi Bandung-Gambir
Relasi Bandung-Gambir

Sedangkan untuk perjalanan KA menuju Jakarta lewat Bandung, perjalanannya dibatasi hanya sampai Bandung. KA tersebut adalah:
– KA Argo Wilis relasi Surabaya – Bandung pp
– KA Mutiara Selatan, relasi Surabaya – Bandung pp
– KA malabar, relasi Malang – Bandung pp

Supriyanto menejlaskan, bagi penumpang yang hendak membatalkan perjalanan nya, akan dikembalikan 100% secara tunai di stasiun keberangkatan atau stasiun lainnya.

“Sedangkan penumpang yang dialihkan ke KA lainnya dan mendapatkan kelas yang sama atau lebih tinggi, tidak dikenakan penambahan bea. Sebaliknya, jika dialihkan dan mendapat kelas yg lebih rendah, maka KAI akan memberikan pengembalian selisih bea di stasiun kedatangan, dengan batas waktu pengembalian 3 hari dari tanggal tiket, jelas Supriyanto.

Relasi Jakarta-Pasar Turi
Relasi Jakarta-Pasar Turi

Meskipun terdapat pengurangan jadwal kereta api, Supriyanto meyakinkan, KAI akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang membutuhkan transportasi kereta api dengan segala protokol pencegahan virus corona yang telah diterapkan.

“Kita berdoa dan berharap semoga Kejadian Luar Biasa yang menimpa Bangsa Indonesia ini segera berakhir dan semua bisa kembali normal”, tandas Supriyanto.(P24/Nuh).