Dua Unit Mobil Damkar Semprot Disinfektan di Purworejo dan Kutoarjo

oleh -330 views
Mobil Damkar lakukan penyemprotan Disinfektan ke jalan-jalan utama Purworejo dan Kutoarjo
Mobil Damkar lakukan penyemprotan Disinfektan ke jalan-jalan utama Purworejo dan Kutoarjo

PURWOREJO, purworejo24.com – Guna mencegah penyebaran virus corona (covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh jalan-jalan utama Kota Purworejo dan Kutoarjo, Penyemprotan disinfektan ini dilakukan pada Rabu (25/3/2020) pagi mengggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Satpol PP Damkar. Selain 2 unit mobil Damkar, dua mobil tangki air dari BPBD dan PDAM Tirta Perwitasari.juga pembantu pelaksanaan Penyemprotan Disinfektan ini.

Rute penyemprotan untuk wilayah Purworejo dimulai dari Pendopo Rumah Dinas Bupati, BRI, Hotel Intan, Stasiun Purworejo, Pasar Suronegaran, Plaza, Jalan KHA Dahlan, Pasar Baledono, Bank Jateng, Jalan A Yani dan Alun-alun Purworejo.

Mobil Damkar lakukan penyemprotan Disinfektan ke jalan-jalan utama Purworejo dan Kutoarjo
Mobil Damkar lakukan penyemprotan Disinfektan ke jalan-jalan utama Purworejo dan Kutoarjo

Sedangkan wilayah Kutoarjo mulai dari lampu merah Pasar Hewan, Stasiun Kutoarjo, Terminal Kutoarjo, Pasar Kutoarjo, Jalan MT Haryono, Jalan Tanjunganom, Jalan Marditomo, seputaran alun-alun Kutoarjo dan Pasar Worotaman.

“Penyemprotan desinfektan ini adalah upaya Pemkab mengatasi penyebaran pandemi Covid-19. Saya himbau masyarakat Purworejo agar mematuhi instruksi pemerintah dengan tetap tinggal di rumah, lakukan social distancing dan pola hidup bersih sehat (PHBS),” kata Agus Bastian usai kegiatan.

Ketua gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Said Romadhon, menyampaikan bahwa tindakan penyemprotan adalah upaya pemerintah bertindak serius dalam penanganan Covid-19.

“Purworejo saat ini masih dalam status kuning, karena hanya ada ODP dan PDP. Oleh sebab itu kami akan selalu melakukan penyemprotan di tempat-tempat umum secara berkelanjutan, untuk membatasi penyebaran Virus yang tidak terlihat tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, Herdi, salah satu warga yang ditemui di Jalan Ahmad Dahlan menganggap, penyemprotan disinfektan di jalan-jalan utama ini kurang maksimal.

“Untuk di jalan trotoal belum ada penanganan lebih lanjut. Tadi cuma jalan, semprot kiri kanan tapi tidak masuk ke jalan orang, padahal yang penting harusnya yang jalan orang. Jalannya juga terlalu cepat, mungkin ada bagian-bagian yang belum kena. Tapi ya sudah baik lah, biar tidak terlalu terkena dampak virus Corona” ungkap Herdi. (P24-Drt/Nuh)