Seorang Pasien Dalam Pengawasan Corona di Purworejo Meninggal Dunia

oleh -318 views
RSUD Tjitrowardojo
RSUD Tjitrowardojo

PURWOREJO, purworejo24.com – Seorang warga Kecamatan Bayan, Purworejo, Jawa Tengah yang masuk dalam daftar Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau suspect Corona (Covid-19) meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Tjitrowardojo.

Pasien berusia 68 tahun itu dirawat sejak Sabtu (21/3/2020) lalu dengan keluhan sesak nafas. Pasien berjenis kelamin perempuan ini meninggal di ruang isolasi RSUD Tjitrowardojo pada Senin (23/3/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB dan langsung dimakamkan sekitar pukul 01.00 WIB di TPU Malang Sucen Jurutengah.

Salah satu tetangga korban, Arie, saat dikonfirmasi menjelaskan, pasien tidak memiliki riwayat perjalanan dari daerah pamdemi, namun sebelum mengeluh sakit, ada salah satu anak almarhum yang bekerja sebagai pelaut (pelayaran) pulang pada Senin (15/3/2020). Tiga hari di rumah, pelaut tersebut pada hari Kamis (18/3/2020) pergi untuk bekerja lagi.

“Jenazah almarhum hanya diantar oleh sopir ambulans RSUD. Yang menggali makam sekaligus datang ke prosesi pemakaman juga hanya lima orang warga dengan ambulans hanya 5 orang termasuk keluarga,” jelas Arie, yang suaminya juga ikut datang ke pemakaman.

Jenazah sempat disholatkan oleh kelima warga tersebut, namun jenazah yang tertutup rapat tetap berada di dalam ambulans saat disholati.

“Jenazah langsung dimasukkan ke liang lahat, kemudian langsung ditutup tanah. Saat ini warga juga berjaga di rumah korban, supaya si anak yang diduga pembawa virus tidak datang,” lanjut wanita yang juga aktif peduli Covid-19 ini.

Diperoleh informasi, bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit paru-paru. Jubir Pemkab terkait corona, dr Darus ketika dikonfirmasi hanya mengatakan bahwa belum ada hasil lab yang menyatakan almarhum positif terjangkit virus Corona (Covid-19).

Dari data sementara, hingga Senin (23/3/2020) pukul 15.00 WIB, di Kabupaten Purworejo terdapat ODP sebanyak 166 orang dengan rincian sehat 20 orang dan masih dalam pantauan 146 orang. Sementara PDP dan masih dirawat di RSUD sebanyak 11 orang.(P24-Drt)