Dampak Virus Corona, KPU Purworejo Tunda Beberapa Tahapan Pilkada 2020

oleh -34 views
Dampak Covid-19, KPU Purworejo Tunda Sejumlah Tahapan PIlkada 2020
Dampak Covid-19, KPU Purworejo Tunda Sejumlah Tahapan PIlkada 2020

PURWOREJO, purworejo24.com – Sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo memutuskan menunda sejumlah tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo tahun 2020.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purworejo bernomor : 13/PL.02-Kpt/3306/Kab/III/2020 tertanggal 22 Maret yang ditanda tangani ketua KPU Dulrokhim. Dalam surat tersebut Dulrokhim menjelaskan bahwa dalam rangka pencegahan untuk meminimalisasi
penyebaran COVID-1 9 di wilayah Kabupaten Purworejo maka perlu adanya surat keputusan yang dikeluarkan menyikapi pelaksanaan pilkada.

Pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo Tahun 2020 tetap akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020.

“Kita juga mengingat Keputusan Kepala Badan nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia,” katanya.

Ia menambahkan surat keputusan tersebut juga atas hasil koordinasi Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Purworejo dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo, Kepolisian Resor Purworejo, dan Bawaslu Kabupaten Purworejo pada tanggal 22 Maret 2020. Setelah adanya koordinasi dengan beberapa elemen yang ada, maka KPU Purworejo Menetapkan Penundaan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

“Yang pertama penundaan Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) 22 Maret 2020, dengan Masa Kerja PPS yang semula 23 Maret 2020 sampai dengan 30 November 2020, ditunda dan akan diatur kemudian,” katanya kepada purworejo24.com.

Yang kedua, lanjut Diulrohim adalah verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, yang terdiri dari :

a. Penyampaian dukungan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati dari KPU Kabupaten kepada PPS.

b. Verifikasi faktual ditingkat desa/kelurahan, selama 14 (empat belas) hari sejak dokumen syarat dukungan Bakal Pasangan Calon diterima oleh PPS.

c. Rekapitulasi Dukungan di tingkat Kecamatan
d. Rekapitulasi Dukungan di tingkat Kabupaten
e. Pemberitahuan hasil rekapitulasi dukungan bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati 2020

f. Penyerahan syarat dukungan perbaikan kepada KPU kabupaten

g. Pengecekan jumlah dukungan dan sebaran hasil perbaikan

h . Verifikasi administrasi dan kegandaan dokumen dukungan perbaikan :

i . Penyampaian syarat dukungan hasil perbaikan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Waki l Bupati kepada PPS.

j . Verifikasi faktual perbaikan di tingkat
desa/kelurahan.

k. Rekapitulasi Dukungan hasil perbaikan di tingkat kecamatan.

l. Rekapitulasi Dukungan hasil perbaikan di tingkat kabupaten.

“Point yang ketiga yang mengalami penundaan adalah Pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) : 26 Maret 202 0 sampai dengan 15 April 2020, dengan masa Kerja PPDP : 16 April 2020 sampai dengan 17 Mei 2020,” katanya.

Dan penundaan yang keempat adalah pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih yang terdiri dari:

a . Penyusuna n daftar pemilih oleh KP U Kabupaten dan penyampaian kepada PPS tanggal 2 3 Maret 2020 sampai dengan 17 April 2020.

b. Pencocokan dan penelitian tanggal 18 April 2020 sampai dengan 17 Mei 2020.

Penundaan tersebut berlaku sejak hari ini (22/03/2020) sampai batas waktu yang belom bisa ditentukan dengan menunggu intruksi dari KPU pusat. (P24-Bayu)