Peringati Hari Lahir WR Soepratman, DKP Ajak Kibarkan Merah Putih

oleh -23 views
Seniman upacara di Sungai Bogowonto (Foto dok. 17/8/2019)
Seniman upacara di Sungai Bogowonto (Foto dok. 17/8/2019)

PURWOREJO, purworejo24.com – Dewan Kesenian Purworejo (DKP) mengajak masyarakat Purworejo Khususnya dan Indonesia pada Umumnya untuk mengibarkan bendera Merah Putih dan mengheningkan Cipta di rumah masing -masing untuk memperingati Hari Lahir WR. Supratman dirumah masing-masyarakat. Hal itu dikarenakan acara peringatan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari harus ditunda karena dampak dari Virus Corona (Covid-19).

Ketua Dewan Kesenian Purworejo Angko Setiyarso Widodo menjelaskan di bulan Maret ini, Dewan Kesenian Purworejo bersama masyarakat Kaligesing berniat mengadakan serangkaian acara untuk memperingati Hari Lahir WR Soepratman. Merebaknya virus corona (Covid-19) yang disertai penetapan Darurat Bencana Corona oleh Presiden Jokowi, serta upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) memaksa untuk menunda segala kegiatan dalam rangkaian acara Peringatan Hari Lahir WR Soepratman Tahun 2020.

“Yang sedianya akan dilaksanakan 18-22 Maret 2020. Dewan Kesenian Purworejo pun dengan berat hati mengeluarkan surat bernomor 6/Skr/III/DKP/2020 tentang Penundaan Acara Peringatan Hari Lahir WR Soepratman Tahun 2020,” katanya kepada purworejo24.com pada Rabu (18/03/2020).

Dewam Kesenian Ajak Peringati Hari Lahir WR Soepratman dengan mengibarkan bendera dan hening cipta
Dewan Kesenian Puworejo Ajak Peringati Hari Lahir WR Soepratman dengan mengibarkan bendera dan hening cipta.

Dengan demikian keseluruhan agenda acara, yaitu Pentas Keroncong pada Malam Tirakatan (18 Maret 2020), Apel Kebangsaan serta tabur bunga di Monumen Tanda Lahir WR Soepratman (19 Maret 2020), Ketoprak Legenda (20 Maret 2020 di halaman Balai Desa Somongari) serta Seminar Nasional ( 22 Maret 2020 di Rumah Budaya Sae Laras. Desa Kaligono).

“Pentas Wayang Kaligesingan Gagrak Bagelenan (22 Maret 2020) di halaman Balai Desa Somongari Kecamatan Kaligesing, Purworejo, ditunda sampai ada pemberitahuan selanjutnya,” katanya.

Dengan mempertimbangkan berbagai hal yang ada, DKP Meminta Bupati Purworejo beserta Pemerintah Kabupaten Purworejo dan DPRD Purworejo aktif mendorong Pemerintah Pusat untuk merubah Hari Musik Indonesia dari tanggal 9 Maret menjadi 19 Maret. Hal itu sesuai hari lahir WR Soepratman sebagai bentuk apresiasi perjuangan dan kepahlawanan WR Soepratman.

Ia juga mengajak bangsa Indonesia terutama masyarakat Purworejo untuk mengibarkan bendera merah putih satu tiang penuh pada tanggal 19 Maret 2020 di rumah, instansi, lingkungan masing-masing sebagai bentuk penghargaan akan perjuangan WR Soepratman dan menggelorakan nasionalisme kita sebagai generasi pewaris kemerdekaan.

“Dan yang terakhir Mengajak bangsa Indonesia mengheningkan cipta dan berdoa untuk WR Soepratman dan para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan, merebut dan menjaga kemerdekaan NKRI, secara serentak pada tanggal 19 Maret 2020 pukul 10.00 WIB,” katanya.

Lanjutnya, penghargaan serta perwujudan cinta kita sebagai generasi pewaris perjuangan WR Soepratman mestinya tidak dapat dihalangi oleh virus corona (covid-19) dan dapat diwujudkan dengan kegiatan yang positif dan aman dari wabah virus tersebut. (P24-Bayu)