Musim Tanam Pertama, Pemkab Purworejo Targetkan 192 Ribu Ton Gabah

oleh -
Petani di Desa Kaligesing, Kecamatan Kutoarjo sedang membajak sawah pada MT 1
Petani di Desa Kaligesing, Kecamatan Kutoarjo sedang membajak sawah pada MT 1

PURWOREJO, purworejo24.com – Pada musim tanam pertama (MT 1) yang berlangsung pada Oktober 2019 hingga Maret 2020 mendatang, Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo menargetkan produksi mencapai 192.237,5 ton Gabah Kering Giling (GKG).

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura DPPKP Purworejo, Eko Anang, mengharapkan tingkat produksi hasil panen padi mampu meningkat dengan dengan perkiraan 6,5 ton GKG per hektar, sehingga jika produksi panen kali ini dikalikan jumlah lahan yakni 29.575 hektar maka akan menghasilkan  192.237,5 GKG.

“Realisasi tanam padi MT I sampai tgl 22 Januari 2020 seluas 11.291 ha, dari sasaran luas tanam 29.575 ha padi MT 1. Realisasi tanam masih rendah karena musim hujan baru mulai bulan Desember, kondisi normal bulan Januari realisasi tanam lebih 20.000 ha,” ucapnya kepada purworejo24.com saat ditemui di kantornya, Jumat (24/01/2020)

Adapun jenis padi yang ditanam di wilayah Purworejo meliputi varietas sudah umum digunakan masyarakat Purworejo. Peningkatan produksi yang diharapkan tentunya harus didukung oleh sistem pengairan yang baik. Meski terdapat banyak jenis padi, tetapi rata-rata petani menanam jenis Ciherang dan Mekongga.

“Lumbung padi Purworejo di Kecamatan Ngombol, Purwodadi, Grabag, Banyuurip, Butuh, Bayan, Pituruh. varietas yang ditanam sebagian besar Ciherang, Mekongga, juga ada Pandan Wangi, Menthik Wangi tapi tidak banyak,” lanjutnya.

Pihaknya menambahkan target penanaman yang dilakukan di MT 1 ini akan mulai bisa dipanen pada bulan Maret. Ia berharap hujan yang memang sudah waktunya akan membantu produksi padi pada MT 1.

“MT 1 Oktober 2019-Maret 2020, harapan kita realisasi tanam bisa mencapai target, ketersediaan air mencukupi dan tidak ada serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), sehingga produksi meningkat,” tandasnya. (P24-Bayu)