Piknik Akhir Tahun, Seorang Pemuda Terseret Ombak di Pantai Jetis

oleh -445 views
Topik Nur Hidayat, pemuda asal desa Tamansari RT 02 RW 01 Kecamatan Butuh, dikabarkan hilang terseret ombak Pantai Jetis Purworejo

GRABAG, purworejo24.com – Liburan akhir tahun 2019 membawa petaka bagi 7 pemuda di Purworejo, Jawa Tengah. Topik Nur Hidayat, pemuda asal desa Tamansari RT 02 RW 01 Kecamatan Butuh, dikabarkan hilang terseret ombak, saat mandi di laut bersama teman-temanya.

Kejadian kecelakaan laut ini terjadi di pantai Jetis Desa Patuturejo Kecamatan Grabag, Purworejo Jawa Tengah, pada Selasa (31/12/2019) pagi.

“Dua pemuda sempat terseret ombak, yaitu Sutanto dan Topik, namun Sutanto berhasil ditolong, dan Topik tak berhasil diselamatkan,” ungkap Kapolsek Grabag, AKP Sarpan SH, kepada purworejo24.com, Selasa pagi.

Teman-teman korban yang bersama-sama korban piknik di pantai Jetis.
Teman-teman korban yang bersama-sama korban piknik di pantai Jetis.

Dijelaskan, 7 pemuda tersebut adalah Ikut, warga desa Tamansari, Sutanto, warga Desa Kedungmulyo Kecamatan Butuh, Faisol, warga Katerban Kecamatan Kutoarjo, Nur Fikri, warga Duduwetan Kecamatan Grabag, Arif Sadewo, warga Desa Kepuh Kecamatan Kutoarjo, Rahmat Saifuddin, warga kelurahan Semawungkembaran Kecamatan Kutoarjo dan Topik Nur Hidayat (korban). Ketujuh pemuda ini bersama-sama piknik di pantai Jetis pada Selasa pagi, guna menikmati libur akhir tahun.

“Semula 7 orang termasuk korban bersama-sama mandi di laut, sementara 2 orang terseret ombak, selanjutnya satu orang bisa tertolong dan satu orang hanyut belum ditemukan,” jelasnya.

Warga bersama TNI, Polri, SBasarnas, dan relawan masih melakukan pencarian korban.
Warga bersama TNI, Polri, SBasarnas, dan relawan masih melakukan pencarian korban.

Dikatakan, korban sempat ditarik oleh nelayan asal Desa Ketawang, Pendi, yang mengetahui kejadian itu, namun karena derasnya arus korban tidak terselamatkan.

“Korban dan teman-temannya berenang terlalu jauh dan sudah diperingatkan warga, dan Susanto bisa menepi tetapi korban tidak bisa menepi,” ujarnya.

Kini warga sekitar dibantu petugas baik Polisi, TNI, Tim Basarnas dan nelayan masih melakukan pencarian terhadap korban. (P24-Drt)