Kemunculan Ular Kobra Jawa Gegerkan Desa Brunorejo

oleh -8 views
Muhammad Nahrowi menunjukkan ular tangkapannya yang hampir masuk ke rumahnya.
Muhammad Nahrowi menunjukkan ular tangkapannya yang hampir masuk ke rumahnya.

BRUNO, purworejo24.com – Kemunculan beberap ekor anak ular berjenis Kobra Jawa di Desa Brunorejo, Purworejo, Jawa Tengah membuat geger masyarakat setempat. Ular-ular tersebut muncul di rumah warga dan mushola setempat.

Muhamad Nahrowi (18) penangkap ular teesebut mengatakan awal kejadian yaitu pada hari Selasa pagi tanggal 24 Desember sekitar pukul 07:00 wib. Ia sepulang dari rumah neneknya tiba2 didepan rumahnya ada seekor anakan ular Kobra Jawa yang siap masuk kedalam rumahnya.

“Tadi pagi saya kaget melihat ular itu dan spontan saya mengambil tongkat untuk menangkap ular itu,” ucapnya kepada purworejo24.com saat ditemui dirumahnya pada Selasa (24/12/2019).

Ular berjenis Kobra Jawa yang meneror Bruno
Ular berjenis Kobra Jawa yang meneror Bruno

Rumah yang tepatnya berada di Dukuh Peniten RT 02 RW 08 Desa Brunorejo ini memang belakang rumahnya adalah hutan. Karena Nahrowi sendiri tidak paham dengan jenis ular, lantas ia memanggil teman satu kelas yang kebetulan rumahnya berdampingan yang bernama Agung.

“Setelah di lihat oleh Agung, ternyata ular tersebut berjenis kobra jawa. Lalu ular tersebut kami amankan di dalam botol agar tak lepas,” ucapnya.

Kejadian ini pernah terjadi di tahun lalu, akan tetapi kali ini jumlahnya lebih banyak dari tahun lalu yaitu berjumlah 4 ekor anak kobra, 1 di temukan di rumah Nahrowi, dan 3 lainya di temukan di salah satu mushola Sesa Brunorejo pada hari Senin 23 Desember.

“Tahun kemarin juga ada mas, tapi tak sebanyak sekarang. Sekarang ada dua tempat sementara yang didatangi ular,” katanya.

Setelah kejadian tersebut, nahrowi lantas mengontrol kondisi di sekitar rumah dan di dalam rumah karena takut masih ada ular ataupun telor ular, namun setelah dicek berkali kali hasilnya aman dan tidak didapati telur atau pun anak ular lainya.

Nahrowi berharap agar kejadian serupa tidak terjadi kembali agar tidak meresahkan warga sekitar dan berharap kejadian kali ini untuk yang terakhir kali. Ia menyarankan kepada masyarakat yang lain agar selalu waspada dan rajin untuk membersihkan lingkungan sekitarnya.

“Lebih berhati hati terutama dalam menjaga kebersihan rumah, karena ular sangat senang berada di tempat yang lembab seperti tumpukan kain ataupun barang lainya yang sudah tidak terpakai,” tandasnya. (P24-Bayu)