Bersihkan Aliran Sungai yang Tersumbat, Warga Wonosobo Ditemukan Meninggal di Purworejo

oleh -1 views
Basarnas Pos Wonosobo Melakukan proses pencarian di sepanjang Sungai Kodil
Basarnas Pos Wonosobo Melakukan proses pencarian di sepanjang Sungai Kodil

BENER, purworejo24.com – Setelah dilakukan pencarian selama 3 hari, seorang warga Desa Ropoh Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo, ditemukan tewas di sungai Kodil, Kecamatan Bener, Puworejo. Korban diduga terbawa arus sungai ketika sedang membersihkan saluran air yang tersumbat

Rindang Kristiyanto, Kordinator pencarian korban Basarnas Pos Wonosobo menjelaskan, korban meninggal atas nama Islahudin (33) warga Dusun Ngemplak 03/08 Desa Ropoh Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo. Awalnya, pada hari Sabtu (30/12/2019) sekitar pukul 16.30 WIB, korban membersihkan saluran irigasi di sebelah kandang ayam , karena saluran irigasi tersumbat oleh sampah yang terbawa air hujan yang deras.

Proses pencarian korban hanyut.
Proses pencarian korban hanyut.

“Korban membersihkan di tepi pembuangan air dekat dengan jurang dengan kedalaman sekira 4 meter, saat korban menarik sampah tiba-tiba korban terseret air yang mengalir deras bersama sampah dan terjatuh ke jurang,” ucapnya kepada purworejo24.com saat dikonfirmasi pada Senin (02/12/2019).

Rindang menambahkan dalam pencarian di hari ketiga akhirnya korban ditemukan di wilayah Kabupaten Purworejo. Dalam pencarian tersebut Basarnas bersama warga menemukan korban dalam keadaan meninggal.

“Korban telah ditemukan pada pukul 14.00 WIB, Lokasi penemuannya di Sungai Kodil, Desa Sidokmukti Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo. Korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ucapnya.

Korban yang ditemukan kemduian dievakusi untukselanjutnya dibawa ke rumah duka di Wonosobo.
Korban yang ditemukan kemudian dievakusi untuk selanjutnya dibawa ke rumah duka di Wonosobo.

Pihaknya menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menjalankan aktivitas di sungai, juga masyarakat harus paham tipikal jenis sungai yang akan dijadikan tempat aktivitas.

“Masyarakat harus berhati-hati kalau mandi di sungai karena memasuki musim penghujan banjir bisa datang tiba-tiba,” pungkasnya. (P24-Byu)

Tinggalkan Balasan