Warga Baledono Dihebohkan Dengan Ayam Berkaki Tiga

oleh -33 views
Ayam berkaki tiga milik warga Baledono.
Ayam berkaki tiga milik warga Baledono.

PURWOREJO, purworejo24.com – Warga Kelurahan Baledono, Purworejo, Jawa Tengah saat ini digemparkan dengan ayam berkaki tiga milik Danan Jaya (38), warga Dusun Kedungputri RT 7 / RW 8 Kelurahan Baledono Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo Jawa Tengah.
Ayam berjenis Jawa yang bercorak hitam – merah ini memiliki tiga kaki, satu kaki tambahan terletak di atas paha kaki kirinya. Sepintas nyaris tidak ada bedanya dengan ayam normal ketika dilihat dari depan namun saat dilihat dari samping akan kelihatan jelas kaki tambahan ini yang menempel pada paha kiri bagian atasnya.

Danan Jaya menunjukkan ayam berkaki tiga miliknya.
Danan Jaya menunjukkan ayam berkaki tiga miliknya.

Danan Jaya menjelaskan ayamnya ini diperoleh dari seorang pedagang ayam keliling. Pihak penjual mengungkapkan ayam berkaki tiga tersebut dibelinya di Desa Bulus dari seorang warga.

“Ayam berkaki tiga ini saya dapatkan dari pedagang ayam keliling, karena merasa penasaran maka saya beli karena unik juga,” ucapnya kepada purworejo24.com saat di temui di rumahnya, pada Rabu (25/9/2019).

Ayam milik Danan Jaya ini baru berumur sekitar 4 bulan. Awalnya ia mengetahui informasi ayam tersebut lewat sosial media, karena penasaran akhirnya keesokan harinya ia langsung mengecek ke lokasi ayam tersebut berada yaitu di daerah Keseneng.

Soal harga Danan mengaku ayam berkaki tiga ini memang lebih mahal dari harga ayam biasa. Karena ayam ini dianggap unik dan menarik ia mengaku tak mempersoalkan harga ayam berkaki tiga ini.

“Ya kalau dibilang harga ini lebih mahal dari harga normal ayam biasa, karena saya suka maka saya beli, ucapnya.

Danan mengaku untuk perawatan ayam berkaki tiga ini ia rawat seperti ayam yang lain makanan nya pun juga tidak dibedakan hanya saja kandang untuk ayam berkaki tiga miliknya ini dipisahkan,.

“Kalau makanan normal-normal saja seperti ayam yang lain, untuk kandang sengaja saya pisah dari ayam yang lain, karena ditakutkan kalau berkelahi sama ayam lain bisa terluka,” ucapnya.

Lanjutnya, ayam yang sekarang menjadi miliknya ini belum ada niatan untuk dijual, masih untuk koleksi pribadi namun jika ada seseorang yang berniat memilikinya suatu saat akan ia jual.

“Untuk sementara saya buat koleksi tapi nanti kalau ada yang cocok tetep saya jual.”Saya memang sangat suka hewan-hewan unik, dan kemarin juga dapat burung perkutut kaki tiga tapi sudah dibeli orang Wates,” tandasnya (P24-Byu)