Protes Bagi Hasil Retribusi, Pemdes Gratiskan Biaya Masuk Wisata Pantai Jatimalang

oleh -315 views
Gerbang masuk Pantai Jatimalang
Gerbang masuk Pantai Jatimalang

PURWODADI, purworejo24.com – Pemerintah Desa Jatimalang, Purworejo Jawa Tengah secara sepihak menggratiskan biaya masuk ke kawasan wisata Pantai Desa Jatimalang. Aksi tersebut sebagai bentuk protes kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) akibat kebijakan bagi hasil retribusi yang dinilai tidak sesuai dengan harapan warga.

Bagi hasil retribusi tahun sebelumnya sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 2 tahun 2012, Desa Jatimalang Kecamatan Purwodadi mendapatkan 30% dari total pemasukan. Namun tahun 2018 Perda tersebut dicabut sehingga bagi hasil retribusi hanya mendapat 40% dari 10% bagi hasil retribusi.

Pertemuan perangkat desa Jatimalang dengan Kepala Dinpermades dan Camat Purwodadi. (6/9/2019)
Pertemuan perangkat desa Jatimalang dengan Kepala Dinpermades dan Camat Purwodadi. (6/9/2019)

Kepala Desa Jatimalang, Suwarto, saat ditemui purworejo24.com, di Kantor Desa Jatimalang, Jumat (5/9/2019), menjelaskan, bagi hasil yang diberikan pada tahun 2018, Desa Jatimalang menerima bagi hasil sekitar 131 juta. Dana itu di pergunakan untuk bantuan kepada 7 RT yang ada, intensif guru ngaji, pemberdayaan masyatakat dan pembiayaan kebutuhan desa lainya.

“Namun dengan terbitnya Perda No 5 Tahun 2018 Tentang Pencabutan Perda Kabupaten Purworejo No 2 Tahun 2012 Tentang Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk Desa, desa hanya memperoleh kurang lebih 25 juta. Bagi hasil retribusi tahun 2018 itu diberikan tahun 2019 ini,” kata Suwarto.

Menanggapi hal tersebut, Kades Jatimalang memutuskan untuk membebaskan retribusi masuk wisata pantai desa Jatimalang. Pembebasan retribusi itu telah dilakukan sejak Jumat pekan lalu, dan belum akan menarik retribusi kembali bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Jatimalang hingga Peraturan Bupati (Perbup) yang mengakomodasi keinginan warga memperoleh bagi hasil tetap 30% terpenuhi.

“Pengunjung kami gratiskan, sampai ada regulasi yang tegas Desa Jatimalang tetap mendapat 30% dana bagi hasil retribusi,” tegas Suwarto.

Dari data yang ada, PAD dari sektor pariwisata yang diberikan oleh Pantai Jatimalang kepada Pemkab pada tahun 2018 sebesar Rp 563.664.000,00. Dengan angka sebesar itu,  jika memakai perhitungan 30%, maka Desa Jatimalang akan mendapatkan bagi hasil lebih dari 150 juta.

Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat Desa, Agus Ari Setiyadi saat ditemui di sela-sela pertemuan dengan tokoh dan perangkat desa di Kantor Desa Jatimalang, mengatakan, kebijakan aturan pembagian bagi hasil retribusi tidak bisa dirubah lagi, dengan menggunakan aturan Perbub bukan lagi dengan aturan Perda.

“Jika dulu pembagian bagi hasil tidak mengacu kepada aturan Perbup, yaitu mengacu pada pembagian hasil 10 persen, artinya bebas berapapun, maka saat ini pembagian diatur dengan Perbup yang ada yaitu muncul penjelasan bahwa pembagian hasil retribusi minimal 10 persen. Aturan bagi hasil itu berlaku bukan saja untuk Desa Jatimalang, namun berlaku bagi semua desa yang menghasilkan pendapatan PAD,” jelasnya.

Mengenai bagi hasil retribusi di Desa Jatimalang, lanjut Agus, Pemkab menawarkan program bantuan keuangan bersifat khusus kepada desa yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan yang biasanya dibiayai dari bagi hasil retribusi. Program bantuan keuangan bersifat khusus itu rencana akan di berikan pada tahun 2020. (P24-Drt)