Dinas Pendidikan Anggarkan Seragam Batik untuk ASN Purworejo Senilai Rp 922,4 Juta

oleh -42 views
Kepala Dindikpora Purworejo, Sukmo Widi Harwanto.
Kepala Dindikpora Purworejo, Sukmo Widi Harwanto.

PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Purworejo, dalam waktu dekat akan melelang proyek pengadaan seragam batik bagi ASN Dindikpora di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Pagu anggaran pengadaan seragam batik sebesar 922,4 juta untuk 4.743 potong kain.

Hal ini disampaikan Kepala Dindikpora Purworejo, Sukmo Widi Harwanto saat ditemui purworejo24.com di kantornya, Jumat (16/8/2019).

“Saat ini kami masih dalam proses pembentukan tim, mungkin dalam waktu dekat ini segera akan kami lelang,” ungkap Sukmo Widi.

Pejabat pelaksana teknis kegiatan pada Dindikpora, Dwi Setiyorini, menambahkan, adapun nilai pagu yang disediakan oleh Pemkab Purworejo untuk pengadaan batik ASN Dindikpora Purworejo sebesar 922,4 juta.

“Secara rinci, besaran anggaran pengadaan yaitu untuk batik tulis sebesar 75 juta. Namun untuk batik tulis tidak di lelang, yaitu penunjukan langsung. Adapun yang dilelang adalah yang batik cap dengan besaran anggaran 834 juta,” jelasnya.

Pengadaan batik itu, lanjutnya, nanti akan diperuntukkan kepala seluruh ASN di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purworejo, dengan jumlah 4.570 potong berupa bagik cap, dan 173 potong untuk batik tulis.

“Khusus batik tulis kami sediakan untuk para kepala sekolah, pengawas SD, kasi, kabid dan kepala dinas,” ujarnya.

Disampaikan, spesifikasi harga batik juga telah di sesuaikan, yaitu dengan harga Rp 182.500,00/potong untuk batik cap dan seharga Rp 437.500,00/potong untuk batik tulis, adapun ukuran kain batik sama yaitu 225 x 115 cm.

“Dalam waktu dekat ini lelang akan kami umumkan. Dan penawaran bisa dilakukan melalui aplikasi SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan) LPSE,” katanya.

Pihaknya menghimbau kepada pengusaha batik lokal Purworejo agar mengikuti lelang ini, agar tidak jatuh ke pengusaha dari luar Purworejo karena lelang bersifat terbuka.

“Adapun motif, kami masih menunggu hasil kesepakatan dari Bupati, karena untuk motif merupakan ranah Setda Purworejo,” pungkasnya.(P24-Drt)