Kereta melintas di perlintasan tanpa palang pintu. (Ilustrasi)
Info Jalan

Sepekan Dua Mobil Tertabrak Kereta, KAI Imbau Hati-hati di Perlintasan KA

PURWOREJO, purworejo24.com – Dalam satu pekan terakhir, di wilayah Purworejo Jawa Tengah telah terjadi dua kecelakaan di lokasi perlintasan KA tanpa palang pintu dan penjagaan. PT KAI menimbau para pengguna jalan untuk berhati-hati di setiap perlintasan KA.

Imbauan itu disampaikan Humas PT KAI DAOP 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, saat dihubungi purworejo24.com, Minggu (4/8/2019).

“Kami imbau agar pengemudi waspada setiap di perlintasan KA. Terutama tanpa palang pintu. Pastikan perlintasan aman tidak ada KA melintas. Supaya hati hati, taati rambu yang ada. Pastikan tengok kiri kanan sebelum menyeberang. Sekarang sudah jalur ganda,” pesan Eko Budiyanto.

Dikatakan, PT KAI tidak berhak menutup perlintasan KA tanpa palang pintu tersebut kecuali koordinasi dengan Pemda setempat.

“Sesuai UU no 23 th 2007  menyebutkan bahwa perlintasan sebidang, merupakan kewenangan pemerintah, pengejawantahan dari UU tersebut jika di daerah adalah pemerintah daerah. Pemerintah berhak membuka atau menutup perlintasan. Berhak memberi ijin atau tidak,” jelasnya.

Mobil anggota TNI ditabrak KA Bogowonto, Sabtu (3/8/2019)
Mobil anggota TNI ditabrak KA Bogowonto, Sabtu (3/8/2019)

Disebutkan, untuk wilayah kabupaten Purworejo, baik yang berada dalam zona wilayah DAOP 6 dan DAOP 5, baru ada empat perlintasan yang telah dipasang dengen perlengkapan palang pintu serta telah ditempatkan petugas penjaga resmi dari Dinas Perhubungan setempat.

Baca juga: http://purworejo24.com/2019/08/03/mobil-anggota-tni-tersambar-ka-bogowonto-di-bagelen/

Masing-masing perlintasan itu diantaranya perlintasan Dlangu dan Andong Kecamatan Butuh, Tegal Kuning Kecamatn Banyuurip, serta Bagelen di Kecamatan Bagelen. Sedangkan perlintasan lain tanpa palang pintu dan tanpa penjagaan dengan jumlah cukup banyak, seiring perkembangan bertambahnya sektor pemukiman perumahan warga.

“Sebetulnya filosofi palang pintu itu untuk menjaga KA supaya tidak terganggu kendaraan jalan raya yang melintas.  Karena KA merupakan kendaraan spesifik yang tonase nya berat dan tidak bisa di rem secara mendadak,” pungkasnya.

Baca juga: http://purworejo24.com/2019/07/30/mobil-camat-purwodadi-tertabrak-ka/

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sepekan terakhir ada dua kecelakaan yang mengakibatkan dua mobil mengalami kerusakan parah. Sabtu (3/8/2019) sebuah mobil CRV milik seorang anggota TNI tertabrak kereta Bogowonto di Bagelen. Sebelumnya Selasa(30/7/2019) sebuah mobil milik Camat Purwodadi juga tertabrak KA saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Plandi, Kecamatan Purwodadi, Purworejo. (P24-Drt)

Tinggalkan Balasan